Berbagai Cara Mengatasi Infeksi Kulit Jamur



Infeksi kulit jamur umum terjadi pada tubuh manusia. Seperti kebanyakan mikroba, ada jamur yang bermanfaat dan berbahaya. Ketika jamur berbahaya menyerang tubuh, mereka mungkin sulit untuk disembuhkan. Karena jamur bisa bertahan hidup di lingkungan dan menginfeksi kembali orang yang berusaha untuk sembuh. 

Meskipun ada jutaan spesies jamur, hanya sekitar 300 jamur diantaranya yang benar-benar menyebabkan infeksi pada kulit manusia. Jamur bisa hidup di tanah, tanaman, permukaan rumah, dan di kulit manusia. Terkadang, jamur menyebabkan munculnya ruam atau benjolan. Bagaimana infeksi kulit jamur bisa diatasi?

Mengatasi Infeksi Kulit Jamur

Organisme mikroskopis atau jamur pada kulit ini biasanya tidak menimbulkan masalah, kecuali mereka berkembang biak lebih cepat dari biasanya. Jamur yang berkembang biak lebih cepat bisa menembus kulit melalui luka atau lesi. Karena jamur tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap serta tidak banyak aliran udara. Seperti kaki, selangkangan, dan lipatan kulit. 

Obat anti jamur bisa digunakan untuk mengobati infeksi jamur. Obat tersebut bisa membunuh jamur secara langsung atau mencegahnya tumbuh dan berkembang. Obat anti-jamur bisa kamu dapatkan di apotek dan bebas resep, tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk:

  • Krim atau salep;
  • Pil;
  • Bubuk;
  • Semprotan;
  • Sabun.

Jika kamu mengalami infeksi kulit jamur, kamu bisa menggunakan produk yang dijual bebas untuk melihat apakah membantu mengatasi kondisi tersebut. Jika kondisinya lebih persisten atau parah, segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter mungkin perlu meresepkan obat antijamur yang lebih kuat untuk membantu mengatasi infeksi kulit jamur yang kamu alami. 

Selain mengonsumsi obat bebas atau obat antijamur resep dari dokter, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membantu menghilangkan infeksi kulit jamur, yaitu:

  • Menjaga area yang terkena tetap bersih dan kering.
  • Memakai pakaian atau sepatu longgar yang memungkinkan kulit untuk bernapas. 
Biasanya infeksi kulit jamur muncul dengan penampilan ruam bersisik atau perubahan warna di kulit disertai gatal. Beberapa infeksi kulit jamur umum terjadi. Meskipun infeksi terasa mengganggu dan tidak nyaman, tapi biasanya tidak serius. 

Kenali Jenis-jenis Infeksi Kulit Jamur

Terdapat beberapa jenis infeksi kulit jamur yang umum terjadi, di antaranya:

1.Tinea Pedis

Tinea pedis atau athlete’s foot adalah infeksi jamur yang menyerang kaki. Kondisi ini berkaitan dengan olahraga dan atlet karena jamur tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap, seperti kaus kaki dan sepatu, peralatan olahraga, dan ruang loker. Namun pada kenyataanya siapapun bisa mengalami tinea pedis. 

2.Infeksi Jamur Vagina

Ini adalah kondisi umum yang terjadi pada wanita, biasanya disebabkan oleh Candida albicans. Infeksi jamur vagina mengganggu keseimbangan normal bakteri dan jamur di vagina. Ketidakseimbangan bakteri ini dapat disebabkan oleh antibiotik, stres, dan ketidakseimbangan hormon, atau kebiasaan makan yang buruk. 

3.Tinea Cruris

Infeksi jamur yang tumbuh di kulit selangkangan ini juga dikenal sebagai jock itch. Jamur menyukai area yang hangat dan lembap, seperti selangkangan, bokong, dan paha bagian dalam. Tinea cruris mungkin lebih umum terjadi di musim panas atau di daerah yang hangat dan lembap. 

4.Kurap

Kurap atau tinea corporis adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur yang hidup di jaringan mati, seperti kulit, rambut, dan kuku. Kurap adalah jamur yang menyebabkan gatal di selangkangan dan kaki atlet. Ketika muncul di area tubuh lain, maka infeksi ini disebut kurap. 

Infeksi kulit jamur sering terjadi, hampir setiap orang pernah mengalaminya. Meskipun bukan kondisi yang serius, infeksi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan iritasi karena kulit yang gatal atau merah bersisik. Jika tidak segera diobati, ruam bisa menyebar atau menjadi iritasi. 


Sumber : Halodoc

No comments

Powered by Blogger.