Biaya Grammy Awards Bengkak! Ditaksir Rp 36 M Cuma untuk Tes COVID-19

 

    Grammy Awards 2021 baru saja digelar. Setelah acara, beberapa fakta menarik soal ajang penghargaan tersebut pun terungkap.
Salah satunya adalah jalannya Grammy Awards 2021 terasa kurang karena tidak adanya penonton. Hal itu disebabkan oleh pandemi COVID-19 yang belum selesai.

Meski begitu, ternyata Recording Academy masih harus mengeluarkan uang yang banyak untuk biaya produksi Grammy Awards 2021.
Harvey Mason jr, CEO Recording Academy, menyebut biaya yang dikeluarkan untuk Grammy Awards 2021 justru jauh lebih besar dari sebelumnya. Ia menyebut protokol kesehatan membuat biaya itu membengkak.

"Ya ampun, biayanya jauh lebih mahal dari biasanya! Saya tidak memiliki angka pastinya, tetapi protokol COVID-19 saja sudah jutaan dolar, dan ada hal lain juga yang berperan, kami mencoba menghadirkan banyak ruang dan banyak jarak untuk pertunjukan, saat saya menyebut protokol COVID-19, tentu itu untuk tes pengujian," kata Harvey Mason jr dilansir dari Variety.

"Pergeseran tanggal dari 31 Januari menjadi 14 Maret, karena lonjakan COVID-19 di akhir tahun di California Selatan juga mahal. Tetapi kami merasa itu sangat penting karena kami tidak ingin mengambil risiko kesehatan siapapun melalui acara TV," katanya.

Beberapa artis juga meminta perlindungan lebih terkait kesehatan mereka. Recording Academy pun menyanggupinya dengan keinginan yang sama.


Lokasi acara yang tadinya bisa dilalui tamu dengan bebas, kini tidak lagi. Mereka harus melalui jalan satu arah agar tidak saling berpapasan.
Sayangnya, Harvey Mason jr enggan menyebut angka lonjakan biaya yang dikeluarkan untuk Recording Academy. Namun setidaknya dibutuhkan dana sebesar 1,5 juta USD atau setara dengan Rp 21,6 miliar lebih (1 USD = Rp 14.420) untuk pemeriksaan kesehatan semua artis dan kru. Data itu diambil dari seorang pengusaha yang mengetahui anggaran biaya untuk acara penghargaan yang belum lama ini digelar.

Untuk Grammy Awards 2021 dengan tamu yang lebih banyak, biaya itu jelas lebih tinggi. Ditaksir Recording Academy mengeluarkan dana 2,5 juta USD atau sekitar Rp 36 miliar. Angka tersebut termasuk dua kali tes untuk satu orang yang masing-masing seharga 75 USD atau Rp 1 juta.

Belum lagi, beberapa artis juga meminta tambahan tes di lokasi acara. Hal tersebut juga membuat biaya semakin besar.
Sumber :wolypop

No comments

Powered by Blogger.