Bikin Merinding, Suzzanna Si Ratu Horor Punya Ritual Seram sebelum Syuting



Lebih kurang 13 tahun sudah Suzzanna sang ratu horor meninggal dunia pada 15 Oktober 2008 silam.

Kepergian sang aktris spesial film horor tersebut menyisakan duka yang mendalam bagi suami, keluarga, dan tentu saja insan perfilman Tanah Air.

Suzzanna sebagai aktris memiliki wajah yang ikonik saat melakoni peran di layar kaca.

Ekspresi khasnya selalu memperlihatkan wajah yang mahal senyuman dan tatapan nan tajam sehingga membuatnya semakin identik dengan karakter seram dalam film horor.

Film-film populer Suzzanna yang sukses pada masa lampau terbilang cukup berderet, beberapa di antaranya adalah Beranak Dalam Kubur (1971) dan Ratu Ilmu Hitam (1981).

Pendiam yang Misterius

Clift Sangra suami Suzzanna menceritakan bagaimana sang istri sering bersikap misterius di rumah layaknya perannya pada film-film horor.

Suzzanna ternyata adalah wanita yang tidak menyukai keramaian. Ketika berada di rumah, aktris bernama lengkap Suzzanna Martha Frederika van Osch itu lebih memilih merenung dan hanya berbicara empat mata dengan suaminya dalam kesunyian.

Kepada Tim In-depth InsertLive saat ditemui di rumahnya di Magelang, Clift Sangra menujukan salah satu tempat favorit Suzzanna di area taman yang dulunya terdapat sebuah ayunan.

Suzzanna sembari duduk di ayunan tersebut meluapkan isi hati yang tak mungkin dibicarakan dengan orang lain kecuali pada Clift. 

"Keluar rumah paling duduk di sini ada ayun-ayun, udah dibongkar. Ngobrol aja berdua di ayunan," kenang Clift Sangra.

Lalu, Clift Sangra membawa tim Insertlive mengelilingi rumah Suzzanna yang tak lepas dengan dekorasi khas film horor.

Satu hal unik yang tertangkap mata seorang kru adalah Suzzanna menyimpan patung dari film Titisan Dewi Ular.

"Di sekeliling nggak ada perubahan. Ada patung dua di teras saya pindah. Kenangan dari film ular siluman. Belakang ini saya tahap sedikit belum selesai," jelas Clift Sangra.

Ritual Wajib sebelum Perankan Sosok Horor

Menjalani kehidupan sebagai aktris spesialis film genre horor membuat Suzzanna totalis dalam menggali emosi dan karakter. Salah satu persiapan istimewa yang dilakukan Suzzanna adalah ritual khusus untuk meniupkan nyawa pada karakter menarik dan menyeramkan di film. 

Menurut Clift, Suzzanna  tak ingin menjalani profesi sebagai aktris hanya sekadar pekerjaan saja. Lebih dari itu, ia ingin dikenang sebagai sosok yang melegenda dalam sejarah film mistis.

Ritual khusus yang dilakukan Suzzana sebelum memerankan karakter hantu adalah mengunjungi air terjun dan pemakaman. 

Suzzanna merasa baru bisa leluasa menjalani perannya jika sudah melaksanakan ritual khusus tersebut. 

"Suzzanna sering meditasi. Tujuannya seperti main film Nyi Roro, Sundel Bolong. Supaya bisa menjiwai. Jadi kalau orang lihat di film bukan Suzzanna, tapi lihat Sundel Bolong," jelasnya. 

Ritual tersebut sudah dijalani Suzzanna sejak tahun 1983. Clift Sangra sebagai suami selalu mendukung semua kegiatan demi kebahagiaan sang istri berkecimpung di dunia peran.

"Setiap mau bikin film baru ada tirakat yang dilakukan, macam-macam. Ada bisikan suruh puasa. Hanya makan sayuran selama 2 tahun, nggak makan yang lain. Makan buah-buahan. Tidak boleh bicara selama sekian hari. Banyak macamnya," bebernya. 

Selama berkarier sejak tahun 1950-an, wanita yang lahir saat masa pendudukan Jepang itu sudah menjalani rangkaian peran utama pada puluhan film horor Indonesia.

Angan-Angan di Luar Nalar sebelum Tutup Usia

Suzzanna meninggal dunia di usia 66 tahun di Magelang karena penyakit diabetes. Ia mengembuskan napas terakhirnya di pangkuan Clift Sangra.

Sebelum pergi untuk selamanya, Suzzanna sempat mengungkapkan angan-angan mengejutkan di depan sang suami. Kala itu, ia berandai-andai bisa menjadi seekor burung yang bisa terbang bebas ke manapun sesuai kehendak hati.

"Pernah ngomong besok meninggal mau jadi burung. Dia bilang gitu kenapa biar (melihat) papa ke mana saja," kenangnya. 

Kesedihan Clift Sangra pun tiba-tiba meluap begitu saja. Dia tak bisa membayangkan bagaimana perasaan istri tercintanya saat itu mengetahui bahwa nyawanya akan dicabut oleh sang kuasa.

"Nggak sangka pulang secepat itu. Sebelum meninggal Bunda lihat atas. Matanya mutar-mutar. Saya udah nangkap. Udah ada yang datang mau jemput. Saya ngomong. Tolong kasih waktu. Dua hari kemudian setelah kejadian itu (Suzzanna) meninggal," pungkasnya. 


Sumber :Insertlive.com

No comments

Powered by Blogger.