Hantu Wanita di Rumah Tua Daerah Dago Memanggil Aku



Saat aku berusia delapan tahun, keluargaku memutuskan untuk pindah rumah ke daerah Dago, Bandung.  Rumah tua tersebut memiliki dua lantai, terdapat banyak kamar lengkap dengan pintu-pintu berdecit keras karena lama tidak digunakan. 

Saat kedua orang tuaku bekerja, aku sering ditinggal sendiri di rumah sepulang sekolah. Pada suatu sore sepulang sekolah, aku mendapati rumah masih sangat gelap. Hal tersebut menandakan kedua orang tuaku belum pulang, akhirnya aku sendirian lagi. 

Walau begitu, aku memiliki kebiasaan sepulang sekolah, selalu memanggil mama begitu membuka pintu.

 "Maaaaa," teriakku, sambil memasuki rumah. "Yaaa, Asriii?" balasnya memanggilku dengan suara yang lembut.

Karena belum lama pindah, aku sendiri sering kali tersesat saat berada dalam rumah tua tersebut. 

Denahnya yang cukup luas dan memiliki banyak pintu serta ruangan membuat aku bingung sumber suara jawaban mama berasal. Namun, aku sangat yakin suara mama berasal dari sebuah kamar yang berada di ujung lorong.  

Aku menghampiri ruangan tersebut dan membuka pintunya perlahan. Saat mendekat ruangan tersebut, aku merasa suasana yang berbeda, terasa ada angin dingin berembus membuat aku sedikit merinding.

Walau begitu, aku masih berpikir positif. Saat aku memasuki ruangan tersebut, hanya sebuah ruang kosong yang aku lihat.  Bahkan, aku tidak menemukan mama berada dalam ruangan tersebut. 

Ketika aku memutar badan untuk kembali ke ruangan tengah, aku mendengar suara pintu utama terbuka. "Nak, kamu sudah pulang?" teriak mama seraya mencariku.

Terkejut aku mendengar suara mama, aku berusaha berlari kencang menghampiri suara mama dan meninggalkan ruangan kosong tersebut.   Namun, sambil berlari meninggalkan ruangan tersebut, aku sesekali melihat ke belakang, sampai akhirnya menemukan seorang wanita di ujung ruangan berteriak kencang, dengan wajah hancur dan memiliki rambut panjang.


Sumber :GenPi.co

No comments

Powered by Blogger.