Heboh Wawancara Oprah dengan Meghan Markle dan Harry, Picu Kontroversi

 

   Pangeran Harry dan Meghan Markle menjadi bintang tamu Oprah winfrey di program wawancara yang akan mengudara akhir pekan ini. Belum tayang, acara tersebut sudah memicu kontroversi.

Acara berdurasi dua jam ini sangat dinantikan banyak orang mengingat Pangeran Harry dan Meghan Markle jarang berbicara langsung kepada media soal kehidupan mereka. Apalagi pewawancaranya adalah orang sekelas Oprah Winfrey yang mendapat julukan 'the queen of talkshow'.

Di sisi lain, banyak pihak yang geram dan mengecam acara yang akan tayang di stasiun TV Amerika Serikat CBS pada Minggu (7/3/2021) ini, karena hadir ketika kondisi kesehatan Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth II, sedang memburuk. Kakek Pangeran William dan Harry itu baru saja menjalani operasi jantung dan tengah dalam pemulihan.

"Kenyataannya, wawancara ini sangatlah tidak pantas. Lebih baik mereka diam karena kondisi kesehatan Duke of Edinburgh," kata Bob Blackman, politikus dari Partai Konservatif, kepada Daily Mail, Kamis (4/3/2021).

Lantas, muncul desakan agar Duke dan Duchess of Sussex membatalkan acara tersebut. Namun, menurut orang dalam yang dekat dengan mereka, keputusan sebenarnya berada di tangan CBS.
"Akan banyak orang yang membicarakan program ini, tapi untuk semua urusan penayangan bergantung pada CBS. Kami tak punya kuasa. Sepertinya tidak ada rencana untuk mengubah jadwal," kata sumber tersebut.


Lisensi acara ini juga sudah terlanjur terjual. Tak tanggung-tanggung, stasiun TV di 63 negara akan menayangkannya dalam waktu berdekatan
Menjelang perilisan, CBS merilis beberapa cuplikan wawancara untuk kebutuhan promosi. Di tayangan tersebut, Oprah sempat menanyai ibu satu anak itu soal pendapat Istana bila membeberkan fakta versinya dalam kesempatan itu.

"Aku tak tahu seperti apa ekspektasi mereka setelah selama ini kami hanya diam bila ada campur tangan Lembaga tersebut dalam menciptakan kebohongan tentang kami," kata Meghan Markle.
Tak diketahui pasti kebohongan yang dimaksud Meghan. Saat ini, Istana Buckingham sedang melakukan investigasi terkait laporan The Time tentang dugaan bullying atau penindasan yang dilakukan Meghan Markle terhadap dua mantan stafnya.


"Tim SDM kami akan melihat keadaan yang diuraikan dalam artikel tersebut. Anggota staf yang terlibat saat itu, termasuk mereka yang telah meninggalkan pekerjaan akan diundang untuk berpartisipasi untuk melihat apa pelajaran yang bisa diambil," ujar juru bicara Istana Buckingham seperti dikutip CNN.

Sumber :wolypop

No comments

Powered by Blogger.