Kambing Mata Satu di Simalungun Sempat Ditawar Rp5 Juta

Pemilik kambing jantan bermata satu di Simalungun menyatakan peliharaannya sempat ditawar dengan harga Rp5 juta plus mobil. Ilustrasi kambing. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma).

 

Kelahiran kambing jantan di Kabupaten SimalungunSumatera Utara sempat menghebohkan masyarakat pada Selasa (16/3) pukul 23.00 WIB. Pasalnya kambing jenis etawa itu lahir dengan mata satu dan ukurannya lebih besar dari mulutnya.

Saat lahir kondisi fisik kambing tampak sehat. Namun belum bisa berjalan sempurna.

Warga dari daerah lain bahkan sampai berbondong-bondong ingin melihat sosok kambing tersebut. Sayangnya pada Kamis (18/3) pukul 17.30 WIB, kambing tersebut mati.

"Kambingnya sudah mati pada Kamis jam 17.30. Memang kondisinya tampak sehat, tapi belum bisa berdiri," kata Aril Muttaqin, anak dari Sukimin pemilik kambing tersebut, Jumat (19/3) malam.

Karena tampak unik, kata Aril, bahkan kambing tersebut sempat ditawar dengan harga tinggi. Salah seorang pembeli mematok harga Rp5 juta dan mobil Panther untuk bayi kambing tersebut.

"Sempat ada yang ingin beli kambingnya, tapi nggak dikasih bapak (Sukimin). Ditawari Rp5 juta sama mobil Panther. Alasan si pembeli karena kambing itu langka dan baru pertama ini terjadi di Sumatera. Bapak nggak ngasih karena kasihan melihat kambingnya," sebutnya.

Diketahui, video anak kambing jantan bermata satu di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial. Meski lahir dengan mata satu, namun kondisi anak kambing tersebut tampak sehat.

Anak kambing tersebut merupakan milik seorang peternak bernama Sukiman warga Desa Nagari Purwosari, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun. Bayi kambing tersebut lahir pada Selasa (16/3) pukul 23.00 WIB.

Dari video yang beredar, mata bayi kambing tersebut tampak lebih besar dibanding mulutnya. Kambing berwarna coklat putih itu pun dipisahkan dari induk kambing lainnya. 


Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.