Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mencegah Infeksi Kulit


Ternyata, kebiasaan sehari-hari yang kamu lakukan bisa memicu infeksi kulit. Masa sih? Contoh sederhananya saja ya penggunaan sarung bantal. Kalau kamu jarang mengganti sarung bantal, itu berisiko menumpuk residu produk rambut, kotoran, sisa makeup, sel kulit mati, dan minyak di sarung bantal. 

Akibatnya, ketika sarung bantal bergesekan dengan kulit yang bersih sekalipun dapat memicu infeksi kulit. Sarung bantal yang jarang diganti dapat menyebabkan jerawat dan memperburuk kondisi kulit yang sebelumnya sudah terinfeksi. Kebiasaan sederhana sangat bisa mencegah infeksi kulit.

Biasakan Hal Ini Cegah Infeksi Kulit

Tangan adalah media pertukaran kuman yang paling sering. Coba deh kamu hitung berapa kali kamu menyentuh wajah? Mengambil makanan dengan tangan, menggaruk kulit yang gatal? Menyadari kalau tangan adalah media pertukaran kuman dan bakteri, kamu harus menjadikan mencuci tangan sebagai kebiasaan. Aturan mencuci tangan yang benar adalah:

  • Basahi tangan dengan air bersih dan gunakan sabun. Gunakan air hangat jika ada.
  • Gosokkan kedua tangan untuk membuat busa dan gosoklah semua permukaan.
  • Lanjutkan menggosok tangan selama 20 detik. 
  • Bilas tangan dengan air bersih.
  • Keringkan tangan menggunakan handuk kertas atau pengering udara.
  • Jika memungkinkan, gunakan handuk kertas saat mematikan keran.

Selain mencuci tangan, kebiasaan sederhana lain yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi kulit adalah:

  1. Batasi Menyentuh Wajah
Kamu sering tanpa sadar menyentuh wajah baik dalam keadaan biasa saja atau sedang lelah, bosan, maupun merenung. Ada baiknya kamu menghindari kebiasaan ini. Tekanan mekanis tangan ke kulit ataupun saluran keringat dapat menyebabkan timbulnya jerawat.

  1. Aturan Penggunaan Telepon

Penelitian menunjukkan bahwa ponsel yang kamu gunakan mungkin dipenuhi kuman yang dapat berpindah ke wajah. Bakteri dan tekanan dari memegang telepon jarak dekat ke wajah dapat menyebabkan peradangan yang dapat memperburuk jerawat, rosacea, eksim, psoriasis, dan banyak lagi kondisi infeksi kulit.

Selain rutin membersihkan telepon, menggunakan headset akan meminimalkan kontak telepon ke kulit. Kamu juga bisa menggunakan mode speaker saat hendak menelpon ataupun mengangkat telepon.

  1. Rutin Membersihkan Kamar

Selama pandemi ini bisa jadi kamu lebih sering menghabiskan waktu di dalam kamar. Supaya terhindar dari infeksi kulit ataupun jenis infeksi lainnya rutinlah membersihkan kamar. Ini dimulai dari mengganti seprei dan sarung bantal setidaknya sekali seminggu.

Kulitmu sudah pasti sering bergesekan dengan perangkat tempat tidur, makanya kamu harus rajin membersihkan dan mengganti seprei dan sarung bantal. Sapu kamar setiap hari, karena debu dan kotoran juga dapat memicu infeksi kulit.

Kalau kamu anak kos dan kamarmu menggunakan kipas angin, jangan lupa membersihkan kipas angin. Debu dan kotoran kerap lengket di dalam kipas angin yang saat digunakan kembali bisa jadi memaparkan ke kamu. Debu dan kotoran yang menempel di kulit yang terluka dapat memicu infeksi

2. Gunakan Pembersih yang Aman Buat Kulit

Baik itu pembersih kain maupun pembersih yang digunakan untuk kulit. Pastikan produk yang kamu gunakan aman dan nyaman. Terkadang, produk dengan kandungan kimia berlebih dapat memicu gangguan pada kulit yang sensitif.


Sumber : Halodoc

No comments

Powered by Blogger.