'Kembaran' Meghan Markle Berhenti Kerja, Tak Sanggup Kena Imbas Amuk Netizen



  Wanita 38 tahun yang memiliki wajah mirip dengan Meghan Markle memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya setelah dirinya mendapatkan banyak hujatan dari netizen. Wanita bernama Sarah Mhlanga itu merasa tidak sanggup lagi usai seringkali terkena imbas amukan netizen yang seharusnya ditujukan kepada Meghan Markle, bukan dirinya.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Sarah sebelumnya bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp 6 juta untuk setiap penampilannya di media. Namun belakangan dirinya lebih memilih untuk keluar dari pekerjaannya itu setelah dia menerima pelecehan usai wawancara kontroversial Duchess of Sussex itu dengan Oprah Winfrey.Wanita yang merupakan ibu dari dua orang anak yang tinggal di Inggris itu mengatakan bahwa tak sedikit netizen yang menjadikannya sebagai umpan dalam konflik antara Meghan Markle dan pihak keluarga kerajaan. Padahal seharusnya amukan netizen itu tidak ditujukan kepada dirinya."Ada beberapa orang yang merasa [Meghan] mengobarkan perang terhadap bangsawan, dan orang-orang tidak dapat mengakses Meghan, jadi mereka menggunakan saya sebagai umpan mereka," kata Sarah kepada majalah Closer.

"Saya mendapat pesan yang mengatakan bahwa saya sedang mencari perhatian dan bahwa saya harus malu mewakili Meghan. Sangat menyakitkan. Saya suka Meghan, tapi sekarang, setelah wawancara ini, saya khawatir orang tidak mau mempekerjakan saya," tambahnya.Sarah mengaku mulai mendapatkan banyak pesan bernada kebencian usai Meghan Markle dan Pangeran Harry mengatakan bahwa keduanya berhenti dari tugas kerajaan pada Januari tahun lalu. Pesan-pesan negatif tersebut kemudian menjadi semakin banyak setelah video wawancara Meghan Markle dengan Oprah dirilis. Dalam wawancara itu Meghan menuduh seorang bangsawan bersikap rasisme dan telah 'mengabadikan kebohongan' tentang dirinya dan Harry.


Salah seorang haters bahkan ada yang sampai menyuruh Sarah untuk berhenti dari pekerjaannya karena menurutnya saat ini Meghan adalah 'wanita paling dibenci di dunia'. Lebih parahnya lagi, haters tersebut mengatakan bahwa Sarah juga pantas menerima pelecehan yang sama karena telah menirunya.

Sebelumnya, pada tahun 2017 Sarah sendiri cukup sukses menjadi 'kembaran' Meghan Markle. Dirinya sering diundang dan bisa mendapatkan satu atau dua pekerjaan sebagai 'kembaran' Meghan setiap minggunya.

"Saya memiliki lemari pakaian yang penuh dengan pakaian 'Meghan' dan saya telah mempelajari rekamannya sehingga saya dapat memasukkan ekspresi wajahnya dan sedikit tics yang dia miliki - seperti bermain-main dengan rambutnya - ke dalam apa pun yang saya lakukan. Saya telah diberi tahu bahwa saya adalah orang yang mirip dengan Meghan No 1 di Inggris," jelasnya.
Sumber :wolypop

No comments

Powered by Blogger.