Korea Selatan menginginkan bantuan Taiwan untuk mengatasi kekurangan semikonduktor

Korea Selatan dilaporkan telah meminta Taiwan untuk membantu mengatasi kekurangan chip otomotif. (Facebook, tangkapan layar Kia Worldwide)

TAIPEI - Korea Selatan menjadi negara terbaru yang meminta Taiwan untuk membantu mengatasi kekurangan global dalam semikonduktor otomotif, kata laporan tersebut, Jumat (19 Maret).

Produsen mobil di seluruh dunia terpaksa menunda pengiriman karena pemasok gagal memenuhi permintaan chip. Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman telah menghubungi Taiwan, di mana pemerintah dan produsen semikonduktor terkemuka telah berjanji untuk melakukan yang terbaik untuk membantu.

Karena Samsung Electronics Korea Selatan tidak dapat memenuhi permintaan, pembuat mobil lokal Hyundai dan Kia melihat pasokan chip mereka menyusut ke level tiga bulan, lapor CNA.

Akibatnya, delegasi Korea Selatan mengunjungi Menteri Ekonomi Wang Mei-hua (王 美 花) awal bulan ini untuk meminta bantuan. Kantor perwakilan negara di Taipei tidak berkomentar, menurut laporan itu.

Kementerian Urusan Ekonomi (MOEA) menekankan bahwa mereka menangani semua permintaan dengan cara yang sama dan bahwa pemerintah serta pembuat chip telah sepakat untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memprioritaskan klien di sektor otomotif.


Hanya 2,2 persen chip otomotif yang dibuat di Korea Selatan, dengan pembuat mobil negara itu mengandalkan semikonduktor dari perusahaan asing, beberapa di antaranya juga mengontrak produk dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), CNA melaporkan. 

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.