Libur Nasional, Destinasi Wisata Bahari Lampung Lengang



Memasuki hari libur nasional Isra’ dan Mi’raj, destinasi wisata bahari seperti pantai dan pulau di perairan Teluk Lampung masih lengang. Diperkirakan pengunjung mendatang tempat wisata pada akhir pekan.

Berdasarkan pemantauan, Jalan RE Martadinata, Kotakarang, Bandar Lampung, satu-satunya akses menuju tempat wisata bahari di Lampung masih berjalan normal. Biasanya, jalan tersebut padat merayap kendaraan mobil pribadi bila hari libur bertepatan juga dengan akhir pekan.

Mobil pribadi yang menuju Pantai Mutun, Pantai Sari Ringgung, Pantai Klara, dan lainnya jumlahnya tidak signifikan. Pengunjung yang mendatangi Pulau Tegal Mas dan Pulau Pahawang juga masih tampak sedikit dilihat dari jumlah mobil yang terparkir di dekat dermaga kapal.

“Libur hari ini, masih sepi-sepi pengunjug yang ke pantai,” kata Yudi Junaedi (52 tahun), warga Desa Hanura, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Desa Hanura tempat perlintasan arus kendaraan menuju dan pulang dari destinasi wisata bahari perairan Teluk Lampung.

Menurut Yudi, sepinya pengunjung tempat wisata pantai dan pulau lantaran hari libur hanya sehari. Ia memprediksi pengunjung akan ramai kembali pada libur akhir pekan pada Sabtu dan Ahad, seperti biasanya terlihat dari pelat nomor kendaraan pribadi yang masuk wilayah desanya.

Mengantisipasi kemacetan kendaraan, Polresta Bandar Lampung telah menempatkan sejumlah personel di titik-titik rawan macet menuju tempat wisata. Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung AKP Rafly Yusuf mengatakan, personel telah ditempatkan di daerah rawan macet.

Dia mengatakan, libur nasional pada Kamis sehubungan dengan hari Isra’ dan Mi’raj arus kendaraan menuju tempat wisata pantai dan pulau perairan Teluk Lampung masih lengang. Namun, ujar dia, diprediksi pengunjung meningkat pada akhir pekan mendatang.

Pemkot Bandar Lampung melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat dan pegawai juga honorer berlibur ke luar kota pada hari libur Isra’ dan Mi’raj dan Hari Nyepi, Kamis sampai Ahad. Pelarangan tersebut dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Bandar Lampung.

Pelarangan ASN berlibur ke luar kota tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Bandar Lampung nomor 049/312/109/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah bagi ASN di lingkungan Pemkot Bandar Lampung Selama Hari Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943.

“Semua ASN termasuk honorer di lingkungan Pemkot Bandar Lampung dilarang berlibur ke luar kota,” kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Bandar Lampung.

Selama hari libur Isra’ dan Mi’raj juga hari Nyepi, ia berharap ASN dapat berada di rumah saja bersama keluarga, tidak ke luar kota atau ke luar daerah, untuk mencegah penyebaran virus corona di Kota Bandar Lampung.

Berakvitivas di rumah selama liburan, ujar dia, dapat mendukung program Pemkot Bandar Lampung dalam menekan angka kasus positif Covid-19, sehingga target Kota Bandar Lampung menjadi zona hijau dapat tercapai. Hal tersebut, berkat dukungan semua pihak tidak saja pemerintah, satgas, juga masyarakat. 


Sumber :Republika.co.id

No comments

Powered by Blogger.