Marc Jacobs Soal Pria Pakai Baju Wanita: Pakaian Tidak Ada Gender

 

  Harry Styles sempat menimbulkan kontroversi saat mengenakan gaun dan rok untuk pemotretan cover majalah Vogue. Ada yang mendukung, ada pula yang mengritik penampilan personil One Direction ini.
Penyanyi 26 tahun tersebut memang sudah dikenal suka berbusana eksentrik yang memadukan baju pria dan wanita saat hadir di berbagai acara. Terkadang ia bergaya parlente, pernah juga menghadirkan nuansa androgini di red carpet.

Seperti Harry Styles, Marc Jacobs juga sering mengenakan busana wanita, bahkan sudah bertahun-tahun lamanya. Menurutnya tidak masalah jika pria memakai baju wanita begitu pun sebaliknya. Sebab, pakaian tidak mengenal gender.
"Saya pakai koleksi baju wanita prada sejak, tidak tahu, mungkin 20 tahun lalu. Saya juga pakai gaun dari koleksi busana pria Comme des Garcons," tutur desainer asal New York ini, seperti dikutip dari Pagesix.

Mantan creative director Louis Vuitton ini melanjutkan, "Saya selalu merasa pakaian dan perhiasan itu tidak ada gender. Tapi sudah 'digenderisasi' selama bertahun-tahun oleh banyak orang yang berpikiran beda, kan?"

Kembali ke Harry Styles, baginya tak ada aturan dalam berpakaian. Oleh karenanya, ia tetap merasa nyaman saat menggunakan busana yang lazim dipakai kaum hawa.
Dia pun berbicara blak-blakan tentang alasannya suka memakai baju yang umum dipakai wanita. Menurutnya pakaian apapun itu memiliki kekuatan tersendiri yang dapat memancarkan aura positif sang pemakai.


"Pakaian adalah sesuatu yang menyenangkan untuk bereksperimen. Saat kamu tak menghiraukan 'pakaian ini untuk pria atau pakaian ini untuk wanita', kamu seperti menghilangkan batasan dan membuka arena baru untuk bermain," kata Harry Styles kepada majalah Vogue.
Sumber :wolypop

No comments

Powered by Blogger.