Minat Pesepeda ke Destinasi Wisata Bantul Mengalami Penurunan



Destinasi wisata di Kabupaten Bantul rupanya masih diminati oleh pesepeda. Meski saat ini relatif menurun, namun masih banyak pesepeda yang datang ke Bantul untuk berwisata.


Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan destinasi yang paling banyak dikunjungi oleh pesepeda adalah obyek alam dan desa wisata.


Meski tak berdampak pada pendapatan daerah, tetapi kehadiran pesepeda dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di sekiitar obyek wisata.


"Pesepeda saat ini relatif turun, tidak seperti empat atau lima bulan lalu. Pesepeda ada yang dari Bantul sendiri, ada yang dari Kota Yogyakarta dan dari Sleman. Kalau di wilayah timur biasanya Imogiri, Piyungan. Wilayah barat ada Pajangan, dan wilayah selatan kebanyakan ke pantai selatan," katanya.


Ia mengungkapkan pihaknya melakukan upaya promosi agar meningkatkan minat pesepeda berkunjung ke Bantul.

Hal itu karena pandemi COVID-19 masih mengintai. Apalagi Kabupaten Bantul masih menerapkan PPKM Mikro, sehingga pihaknya tidak bisa melakukan kegiatan atraksi.


"Kalau nanti massanya terlalu banyak juga repot, Bantul kan masih PPKM. Jadi kami tidak melakukan kegiatan promosi. Kegiaatan atraksi yang sifatnya mengundang banyak orang juga tidak dilakukan,"ungkapnya.


Meski saat ini destinasi wisata Bantul tetap menerima pengunjung. Bukan berarti pengunjung dapat mengabaikan protokol kesehatan.


Pihaknya selalu meminta pengelola destinasi wisata untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Terkait pengawasan, pihaknya juga berkoordinasi dengan gugus tugas kalurahan dan kapanewon. Sehingga jika terjadi pelanggaran, gugus tugas kalurahan dan kapanewon berhak menegur.


"Pengawasan protokol kesehatan terus kita lakukan. Kami berkoordinasi dengan pengelola obyek wisata, juga dengan gugus tugas kalurahan dan kapanewon. Sehingga kalau ada yang tidak pas bisa ditegur," tambahnya.



Sumber :TribunJogja.com

No comments

Powered by Blogger.