Nanas Taiwan mendapatkan liputan media yang luas di Jepang

Buah Taiwan ditampilkan oleh NHK, TV Tokyo, TV Asahi, Playboy Jepang

Kegemaran untuk nanas Taiwan terus meningkat pesat di seluruh Jepang. (Foto CNA)

TAIPEI - Nanas Taiwan telah menjadi berita utama di surat kabar utama Jepang selama dua minggu terakhir karena larangan impor buah nanas oleh China tetap menjadi topik hangat di negara kepulauan itu.

Saat Pameran Makanan dan Minuman Internasional Jepang (Foodex Japan 2021) dibuka Selasa (9 Maret), penyiar berita Jepang yang terkenal, termasuk NHK, TV Tokyo, dan TV Asahi, secara ekstensif meliput larangan kontroversial China, yang diyakini banyak orang bermotif politik, pada nanas Taiwan.

Bahkan Majalah Playboy versi Jepang mewawancarai 22 perusahaan makanan Taiwan di acara tersebut tentang dampak pelarangan industri pertanian Taiwan.


Dalam laporan empat menit, NHK mencatat bahwa Asosiasi Pertukaran Jepang-Taiwan, Institut Amerika di Taiwan, dan Kantor Perdagangan Kanada di Taipei semuanya menyuarakan dukungan untuk nanas Taiwan. Agensi mengatakan topik tersebut saat ini menjadi trending di media sosial, dengan orang-orang di seluruh dunia berbagi foto resep yang dibuat dengan buah tersebut.

Penyiar publik juga mengundang Korogi Ichiro, seorang profesor yang mengkhususkan diri dalam politik China di Kanda University of International Studies, untuk mengomentari tindakan China yang tampaknya menghukum petani Taiwan. Dia mengatakan Beijing kemungkinan menggunakan larangan tersebut untuk melemahkan ekonomi Taiwan dan dukungan publik untuk pemerintahan Tsai, karena rezim komunis memiliki kebiasaan menerapkan intimidasi ekonomi untuk mencapai tujuan politik.


(Tangkapan layar NHK News 7)

Perwakilan Taiwan untuk Jepang Frank Hsieh diwawancarai oleh wartawan Jepang. (Foto CNA)

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.