Pemerintahan Joe Biden Jatuhkan Sanksi Pertama kepada Iran




     Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah memberikan sanksi pertama terhadap Iran. Sanki tersebut menargetkan dua interogator atas tuduhan pelecehan terhadap tahanan.




Berbeda dengan sanki besar-besaran terhadap ekonomi Iran oleh pendahulunya, Donald Trump, sanksi yang dijatuhkan Biden kali ini ditargetkan pada dua pejabat tinggi.

Sanki itu akan melarang kedua pejabat tersebut dan keluarga dekat mereka untuk mengunjungi AS.

Ali Hemmatian dan Masoud Safdari, yang tergabung dalam Korps Islamic Revolutionary Guard - unit kuat yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh pemerintahan Trump, terlibat dalam kasus dugaan penyiksaan terhadap tahanan politik selama protes 2019-2020, menurut Departemen Luar Negeri AS.

"Kami akan terus mempertimbangkan semua langkah yang tepat untuk membebankan biaya pada mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia di Iran," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Rabu (10/3/2021).

Menlu Blinken mengatakan bahwa AS akan "menuntut pemerintah Iran memperlakukan rakyatnya dengan hormat dan bermartabat."

Sanksi itu diumumkan ketika Iran mengupayakan pencabutan sanksi yang diberlakukan oleh Trump, termasuk upaya untuk memblokir semua ekspor minyaknya, sebelum kembali ke perjanjian denuklirisasi 2015 yang dibatalkan oleh pemerintahan presiden ke-45 AS itu.


Sumber :liputan6

No comments

Powered by Blogger.