Sabut Kelapa Bisa Diekspor, Jadi Ide Bisnis di Tengah Pandemi

Sabut kelapa yang biasanya hanya menjadi limbah, di tangan kakak adik di Sumenep, Jawa Timur bisa menjadi rupiah.

Mereka memproduksi serabut dari sabut kelapa untuk diekspor ke luar negeri.

Usaha limbah kulit kelapa yang diolah menjadi serabut ini dirintis di tengah pandemi covid-19 yang menghantam Indonesia.

Mereka berdua mendirikan gudang kecil semi permanen untuk menyimpan serabut yang sudah diproduksi sebelum dikirim ke luar negeri.

Serabut kelapa yang diproduksi sudah tujuh kali diekspor ke negara China. Ekspor pertama dilakukan pada akhir September lalu dengan mengirimkan sembilan belas ton serabut kelapa.

Di luar negeri serabut kelapa ini digunakan sebagai bahan dashboard dan jok mobil, matras, tali, serta bahan kasur.

Usaha ini sudah mampu mempekerjakan lima belas orang setiap harinya. Mulai dari proses penggilingan sabut kelapa yang masih kasar, proses pengayakan untuk memisahkan serabut dan bubuk kelapa, penjemuran dan packing.


Sumber :Kompas Tv

No comments

Powered by Blogger.