Seorang Ibu Keturunan Asia Ditinju di New York, Motifnya Diduga Rasisme


 

     Seorang ibu keturunan Asia ditinju di New York usai menghadiri unjuk rasa anti-kebencian dan rasisme. Ia ditinju di depan anak perempuannya yang masih kecil.




Korban yang bernama Katie Hou sedang berjalan di Astor Place pada Minggu siang (22/2) ketika seorang laki-laki mendatanginya. Laki-laki itu meminta tanda yang Katie bawa untuk unjuk rasa.

Katie berkata pelaku mencoba membuang tanda yang ia bawa.

"Saya bertanya 'kamu sedang apa?' Dan ia berjalan ke arah saya dan memukul saya dua kali," ujarnya seperti dilaporkan NBC, Selasa (23/3/2021).

Katie Hou sempat mengejar dan berhasil merekam pelaku. Videonya disebar oleh kepolisian New York agar publik ikut membantu mencarikan informasi.

Meningkatnya kejahatan terhadap keturunan Asia menginspirasi beberapa orang untuk menjadi sukarelawan keamanan.

Grup itu disebut Public Safety Patrol (Patroli Keamanan Publik). Inisiatornya adalah pria bernama Wan Chen beserta dua rekannya.

"Ini sungguh menyakitkan, tidak ada orang yang seharusnya melalui apa yang kami alami saat ini," ujar Chen. "Kami mendirikan Public Safety Patrol karena kita ingin komunitas kita lebih aman."

Sejumlah serangan kepada komunitas Asia di AS pada beberapa bulan terakhir cenderung menarget lansia atau wanita.

Salah satu korbannya adalah Nancy Toh, wanita 83 tahun keturunan Korea yang diserang pada 9 Maret lalu. Ada juga Vicha Ratanapakdee, pria keturunan Thailand berusia 84 tahun. Ia tewas setelah didorong dengan keras oleh seorang remaja.

Kasus penembakan spa di Atlanta yang menewaskan enam orang keturunan Asia serta dua warga kulit putih juga menjadi sorotan, meski FBI berkata serangannya tak terkait rasisme.

Sumber :liputan6

No comments

Powered by Blogger.