So Sweet, Pria Rela Kerja di 3 Tempat Demi Belikan Istri Laptop Bekas



   Sebuah laptop bekas mungkin bukan barang mewah untuk diberikan sebagai hadiah kepada orang tersayang. Namun bisa jadi pemberian yang sangat istimewa jika diniatkan dengan tulus.
Seperti kisah pasangan Malaysia ini yang membuat publik tersentuh. Seorang pria rela kerja di tiga tempat sekaligus demi mengumpulkan uang untuk membelikan istrinya laptop.

Meskipun bukan laptop baru dengan teknologi mutakhir, tapi bisa dibilang hadiah yang di berikan untuk sang istri, tidak bisa dinilai dengan uang. Pasalnya laptop tersebut sangat dibutuhkan istrinya yang bekerja sebagai tenaga pengajar.
Pria bernama Shahrul Amri Ibrahim itu kerja siang dan malam untuk memberi kejutan bagi istrinya, Nurul Akma Abd Rashid, dengan memberi laptop yang sangat diidamkannya. Usaha Shahrul pun membuat Nurul terharu.

Shahrul memang berencana menghadiahkan Nurul laptop sejak Desember 2020. Dia pun mulai menabung uang hasil penghasilannya dari bekerja di tiga tempat. Sebagai teknisi biomedis, pengantar makanan dan bisnis online. Setelah uangnya terkumpul, pria 25 tahun ini pun bergegas ke toko elektronik untuk membeli laptop bekas
"Saya ke toko mencari laptop bekas pakai yang pas dengan bujet karena saya tidak bisa membeli yang baru. Setelah menemukan spesifikasi laptop yang sesuai untuk pekerjaan istri, akhirnya saya setuju membeli laptop bekas pakai," kata Shahrul kepada Harian Metro.


Shahrul memberikan laptop kepada istrinya dengan cara romantis. Setelah menjemput Nurul dari tempat kerja, dia segera masuk kamar dan menyembunyikan laptop di bawah bantal.
"Sesampainya di rumah, saya bilang kepadanya ada kejutan istimewa di kamar dan dia menangis ketika melihat isi di dalam tas," tuturnya.

Meskipun hanya laptop bekas, Shahrul menyatakan bangga bisa membahagiakan istri dengan caranya sendiri. Menurutnya hadiah itu tidak diukur dari nilainya, tapi manfaat dan kesungguhan.

"Bagi saya, kebahagiaan tidak bisa diukur dengan barang-barang mahal jika kita paham dan bisa meringankan beban orang yang kita cintai," ucapnya.

Nurul bekerja sebagai guru taman kanak-kanak yang sangat membutuhkan laptop untuk mendukung pekerjaannya. Sebab di tengah pandemi virus Corona, kegiatan belajar-mengajar kini harus dilakukan jarak jauh atau secara virtual. Selain mengajar, Nurul juga memerlukan laptop untuk membuat materi ujian dan pelajaran.

"Saya harap dengan laptop ini bisa meningkatkan semangat istri mengabdi pada negara," pungkas Shahrul.

Sumber :wolypop

No comments

Powered by Blogger.