Taiwan berencana merekrut 18.000 tentara pada 2021

Kementerian Pertahanan Nasional mengungkapkan rencana untuk memastikan kesiapan tempur negara

Taiwan ingin meningkatkan kesiapan tempur dengan memperluas militernya. (Foto CNA)

TAIPEI - Kementerian Pertahanan Nasional (MND) mengatakan Selasa (9 Maret) bahwa pihaknya berencana menambah sekitar 18.000 rekrutan baru ke daftar militer negara itu tahun ini untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya melawan China.

Berbicara pada konferensi pers pada hari Selasa, Mayor Jenderal Xia De-yu (夏德宇) mengatakan bahwa angkatan bersenjata Taiwan akan merekrut 18.294 tentara pada tahun 2021. Anggota baru akan dilatih dan bertugas di sembilan unit berbeda dan menjadi perwira, sersan, dan layanan reguler yang ditugaskan. anggota.

Xia menyebutkan bahwa militer dapat merekrut lebih banyak pasukan daripada yang diharapkan tahun lalu. Dari 21.040 orang yang bergabung dengan militer melalui program rekrutmen MND pada tahun 2020, 4.185 sekarang ditugaskan sebagai perwira, 2.009 adalah sersan, dan 14.846 adalah tentara sukarelawan.


Untuk mengurangi dampak rendahnya angka kelahiran Taiwan terhadap wajib militer, Xia mengatakan MND telah meningkatkan upayanya untuk menarik lebih banyak lulusan sekolah menengah dan mahasiswa. "Program Gelar Sarjana Pertahanan Nasional" memungkinkan lulusan sekolah menengah untuk melanjutkan studi mereka di universitas negeri terkemuka sambil menerima pelatihan militer, dan Korps Pelatihan Perwira Cadangan (ROTC) disiapkan untuk siswa saat ini di semua universitas swasta dan negeri di seluruh negeri , jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara MND Shi Shun-wen (史順文) mengatakan bahwa kementerian telah mulai menjadwalkan pertukaran resmi dengan lembaga think tank internasional. Dia mengatakan Taiwan mengirim tentaranya yang paling luar biasa ke luar negeri setiap tahun untuk meningkatkan keterampilan mereka.

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.