Terpukau Pantai 'Berlian' di Islandia

Pantai Berlian di Islandia. (iStockphoto/CasarsaGuru)


Sedang ramai isu gunung emas di Kongo dan pantai emas di Maluku, ternyata Islandia juga punya pantai berlian.

Tapi jangan keburu nafsu membawa cangkul untuk menggali pasirnya, karena berlian di sini berupa patahan gletser yang tersapu dari laut ke pinggir pantai.

Berlokasi di Breiðamerkursandur, pantai ini mendapat sebutan Diamond Beach (Pantai Berlian). Berada di Hornafjörður, lokasinya tak jauh dari laguna gletser Jökulsárlón di Pantai Selatan Islandia.

Di Pantai Berlian, gunung es yang tercipta sebagai laguna gletser Jökulsárlón patah dan hanyut ke pinggir pantainya, menciptakan pemandangan kontras dengan pasir hitam vulkaniknya.

Tampilan cantik ini menjadikannya lokasi favorit bagi para fotografer dan pecinta alam. Penggemar satwa liar juga sering mengunjungi lokasi tersebut untuk bertemu anjing laut dan orca.

Selain laguna gletser Jökulsárlón, laguna gletser Breiðamerkurjökull. Kedua gletser ialah dua dari 30 Vatnajökull, bukit es terbesar di Eropa dan ikon utama Taman Nasional Vatnajökull.

Banyak di antaranya terlihat dalam perjalanan ke Pantai Berlian saat Anda melakukan perjalanan di sepanjang Pantai Selatan.

Berpuluh-puluh tahun yang lalu, bongkahan gletser yang terdampar di Pantai Berlian sangat banyak, bahkan pengunjung bakal kesulitan melintas. Saat ini, karena pemanasan global, jumlahnya kian sedikit.

Wisatawan diperbolehkan berkunjung ke Pantai Berlian. Paling banyak yang datang ialah mereka yang melakukan pemotretan pre-wedding.

Tapi saat berkunjung ke sini, turis diimbau tidak menaiki bongkahan es tersebut, karena permukaannya yang licin dan tepinya yang tajam.

Terutama jika bongkahan es masih berada di tengah air, ombak bisa saja menggulung dan menenggelamkan bongkahan bersama orang yang naik di atasnya.

Selain cedera, risiko hipotermia juga bisa mengancam. Oleh karena itu, datanglah bersama pemandu wisata yang terpercaya.



Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.