Top 3: Alasan Bank Kecil Jadi Incaran Akuisisi



  Bank kecil atau mini menjadi incaran akuisisi sejumlah investor dari luar dan dalam negeri. Hal ini tak terlepas dari keinginan ekspansi bisnis sektor keuangan.

Head of Research PT Samuel Sekuritas, Suria Dharma menjelaskan peraturan yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi salah satu daya penyebab hal ini terjadi.
"Bila sebelumnya kita bisa lihat ada bank memiliki modal Rp1 triliun, tapi di akhir 2021 itu modal minimum naik menjadi Rp2 triliun dan akhir 2022 menjadi Rp3 triliun," katanya secara virtual, Sabtu, 13 Maret 2021.

Alasan bank kecil jadi incaran akuisisi menyita perhatian pembaca di saham pada Sabtu, 14 Maret 2021. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Minggu, (14/3/2021):

1.Alasan Bank Kecil Jadi Incaran Akuisisi

Bank kecil atau mini menjadi incaran akuisisi sejumlah investor dari luar dan dalam negeri. Hal ini tak terlepas dari keinginan ekspansi bisnis sektor keuangan.

Head of Research PT Samuel Sekuritas, Suria Dharma menjelaskan peraturan yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi salah satu daya penyebab hal ini terjadi.

"Bila sebelumnya kita bisa lihat ada bank memiliki modal Rp1 triliun, tapi di akhir 2021 itu modal minimum naik menjadi Rp2 triliun dan akhir 2022 menjadi Rp3 triliun," katanya secara virtual, Sabtu, 13 Maret 2021.
2.CEO Grup Ant Simon Hu Mengundurkan Diri Setelah IPO yang Gagal

 Chief Executive Officer (CEO) grup Ant Simon Hu tiba-tiba mengundurkan diri di tengah perombakan regulasi bisnis raksasa teknologi keuangan tersebut.

Keluarnya CEO Hu yang merupakan posisi tertinggi dalam manajemen pertama sejak rencana penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) senilai USD 37 miliar atau sekitar Rp 532,29 triliun (asumsi kurs Rp 14.386 per dolar AS) yang gagal. Hu ditunjuk sebagai CEO grup afiliasi Alibaba Holding pada 2019 akan digantikan oleh  Executive Chairman Eric Jing.


Keluarnya Hu dari perusahaan terjadi karena Ant sedang mengerjakan rencana untuk beralih ke struktur perusahaan induk keuangan menyusul tekanan regulasi yang kuat untuk tunduk pada aturan dan persyaratan modal yang serupa dengan ada di bank.
3.10 Saham Paling Lesu Selama Sepekan, Mayoritas Emiten Bank

 10 saham mencatatkan pelemahan tajam atau top losers selama sepekan pada 8-12 Maret 2021. Pelemahan saham tersebut terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat selama sepekan.

IHSG naik 1,59 persen ke posisi 6.358,20 hingga 12 Maret 2021 dari pekan lalu 6.258,74. Kapitalisasi pasar saham juga meningkat dari periode 8-12 Maret 2021. Tercatat kapitalisasi pasar saham naik 1,17 persen menjadi Rp 7.438,52 triliun dari pekan lalu di posisi Rp 7.352,21 triliun.

Adapun 10 saham masuk top losers pada pekan ini. Salah satunya saham PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) yang susut 24,86 persen.

Sumber :liputan6

No comments

Powered by Blogger.