Traveler, Ini 6 Destinasi Wisata Dunia yang Minim Kasus Covid



Mikronesia mengonfirmasi hanya ada satu kasus Covid-19 hingga saat ini. Selanjutnya Samoa Polinesia dan Vanuatu di Pasifik Selatan masing-masing hanya memiliki tiga kasus Covid-19.


Memang, negara-negara itu terlihat seperti pilihan destinasi wisata yang aman. Sayangnya ada satu masalah, yaitu tak ada wisatawan yang diizinkan masuk ke wilayah tersebut.

Tapi jangan khawatir. Berikut beberapa destinasi wisata yang aman karena memiliki kasus Covid-19 terendah di dunia:

Anguilla
Pulau kecil di Karibia ini mulai dibuka untuk pengunjung internasional pada November. Di sana hanya tercatat ada 18 kasus Covid-19 hingga saat ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Pelancong yang hendak menuju Wilayah Luar Teritori Inggris ini harus mendapat persetujuan sebelumnya untuk masuk dan dites negatif untuk Covid-19 sebelum tiba.

Selama periode itu, wisatawan dapat tinggal di hotel dan villa dan makan di restoran, asalkan mereka telah memiliki "Safe Environment Certified".

Mereka juga bisa bermain golf, menyelam dan melakukan tamasya lepas pantai, selama itu juga disertifikasi oleh pemerintah. Wisatawan dapat mengajukan permohonan kunjungan singkat kurang dari tiga bulan dengan harga sekitar US$ 250 per orang.

Tingkat vaksinasi sebesar 26% populasi, telah disuntik setidaknya satu dosis pada 26 Februari.

Wisatawan yang tiba dengan pesawat harus menginap di hotel mereka selama minggu pertama perjalanan, meskipun mereka dapat berinteraksi dengan tamu lain dan mengikuti aktivitas hotel.

Saint Kitts dan Nevis
Negara 100 mil persegi itu telah melaporkan 41 kasus Covid-19 sejak dimulainya pandemi.

Saat membuka kembali perbatasannya lebih dari empat bulan lalu, negara itu tidak menetapkan tingkat risiko kepada pelancong dari negara yang berbeda karena "semua pengunjung dianggap datang dari area berisiko signifikan", demikian menurut situs web otoritas pariwisata.

Semua pelancong yang masuk harus disetujui untuk masuk dan harus memiliki hasil tes negatif sebelum tiba, termasuk anak-anak dan orang yang telah divaksinasi.


Mereka yang dites negatif pada hari kedelapan dapat berkeliling pulau untuk memilih lokasi, termasuk Brimstone Hill Fortress, situs warisan dunia UNESCO, dan situs bersejarah di ibu kota Basseterre.

Tingkat vaksinasi 10% dari populasi sejak Maret.

Macau
Meskipun bagian bersejarah Macau terletak di semenanjung yang sekarang terhubung ke daratan Cina, pulau Cotai Macau adalah daya tarik wisata yang besar. Ini karena keberadaan kompleks kasino besarnya, termasuk Venetian Macao.

Seperti Hong Kong, Macau adalah wilayah administratif khusus China. Meskipun sebagian besar hanya terbuka untuk penduduk China, Hong Kong, dan Taiwan, hal itu masih mewakili hampir 20% dari populasi dunia.

Periode karantina bervariasi dari nol hingga 21 hari dan bervariasi untuk wisatawan dari China dan Hongkong. Hingga saat ini, telah dikonfirmasi 48 kasus Covid-19.

Namun China menghitung kasus Covid-19 secara berbeda dari kebanyakan negara dengan mengecualikan kasus positif tanpa gejala dari penghitungan resmi.
Tingkat vaksinasi, telah dilakukan kampanye dan dimulai pada Februari menggunakan vaksin Sinopharm buatan China, menurut laporan lokal.

Grenada
Populasi di Grenada sekitar 112.000 orang, di mana kasus terkonfirmasi Covid-19 mencapai 148 kasus.


Wisatawan yang menyukai kesederhanaan akan senang berkunjung karena persyaratan perjalanan Grenada.

Sebelum berangkat, wisatawan harus memesan akomodasi, mendaftar untuk mendapatkan sertifikat untuk masuk dan tes negatif untuk Covid-19. Setelah tiba, wisatawan harus melakukan karantina dan lulus tes usap PCR pada hari kelima, dengan hasil yang diberikan sekitar dua hari kemudian.


Setelah itu, wisatawan dapat meninggalkan hotel dan menggunakan layanan pariwisata bersertifikat, yang meliputi taksi, perusahaan selam, dan perahu berlantai kaca.

Tingkat vaksinasi di Grenada kurang dari 1% populasi dan telah mendapatkan setidaknya satu dosis pada 16 Februari.

Dominika
Meskipun memiliki penduduk sebanyak 40 ribu atau lebih sedikit daripada Grenada, negara pulau Dominika telah mendaftarkan tiga kasus lebih banyak daripada tetangganya di Karibia itu atau totalnya mencapai 151 kasus.

Setelah dibuka kembali untuk wisatawan pada bulan Agustus, negara pulau yang terletak di antara Martinik dan Guadeloupe meluncurkan program yang disebut "Aman di Alam" Oktober lalu. Program ini memungkinkan wisatawan untuk tinggal di akomodasi bersertifikat dan menggunakan transportasi bersertifikat untuk memilih lokasi di sekitar pulau untuk lima hingga tujuh hari.

Namun, itu hanya berlaku untuk pelancong dari negara berisiko tinggi, termasuk Amerika Serikat (AS), Kanada, Inggris, Prancis, dan Jepang, meskipun mereka yang berasal dari negara berisiko rendah dan menengah juga berpartisipasi dalam program ini.

Wisatawan lain akan dipantau, di mana oleh otoritas pariwisata Dominika didefinisikan sebagai wawancara dan penilaian yang dilakukan secara langsung dan melalui telepon.

Tingkat vaksinasi mencapai 10% populasi yang telah mendapatkan setidaknya satu dosis sejak 1 Maret.

British Virgin Island
Dengan populasi 30.000 orang, negara ini memiliki kurang dari sepertiga populasi Kepulauan Virgin AS. Sebanyak 153 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi jauh lebih sedikit daripada Kepulauan Virgin AS, yang telah mendaftarkan 2.744 kasus per 10 Maret.

Wilayah terluar Inggris ini dibuka kembali pada 1 Desember dan mengharuskan para wisatawan untuk tes usap PCR pada saat kedatangan, mengunduh aplikasi pelacakan (atau memakai perangkat pemantau gelang) dan karantina selama empat hari di hotel atau villa. Wisatawan tidak bisa berkeliling pulau selama periode itu.

Setiap orang yang berusia lima tahun atau lebih yang lulus tes usap PCR pada hari keempat perjalanan bebas untuk berjalan-jalan di Kepulauan Virgin Britania Raya.

Wisatawan juga harus tinggal di "approved gold seal accommodations" yang mencakup di Tortola, Virgin Gorda, Jost Van Dyke dan Anegada, serta pulau pribadi nan mewah milik Richard Branson, Pulau Necker.


Tingkat vaksinasi mencapai 13% dari populasi pada 5 Maret, menurut siaran pers pemerintah.


Sumber :CNBC.com

No comments

Powered by Blogger.