Yordania Kekurangan Pasokan Oksigen Bagi Pasien COVID-19, Raja Salman Turun Tangan




      Raja Salman dari Arab Saudi mengirimkan bantuan kepada Yordania yang kekurangan pasokan oksigen serta keperluan-keperluan medis lainnya. Bantuan diberikan lewat King Salman Humanitariaan Aid and Relief Center (KSrelief).

Menurut laporan Saudi Gazette, Selasa (30/3/2021), bantuan yang diberikan ke Yordania berupa oksigen cair, silinder oksigen, dan regulator. Keperluan untuk infus juga diberikan.

Pemberian bantuan ini disebut mencerminkan hubungan kuat antara kedua negara, serta peran kemanusiaan Saudi kepada negara-negara sahabat.

Sejak awal pandemi, Arab Saudi juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Yordania yang diminta mencatat apa saja kekurangan medis yang dibutuhkan.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, jumlah kasus COVID-19 di Yordania mencapai 597 ribu kasus dan 6.651 pasien meninggal.

Selandia Baru telah memberikan komitmen tambahan sebesar NZ$ 5 juta (Rp 52 miliar) kepada UNICEF untuk mendukung Indonesia dalam perencanaan, penerapan, dan pemantauan pengenalan dan peluncuran vaksin COVID-19.

Melalui kontribusi Selandia Baru sebelumnya sebesar NZ$ 5 juta untuk kesiapsiagaan, respons, dan upaya pemulihan COVID-19 di Indonesia, UNICEF telah menjangkau 200 juta orang dengan pesan pencegahan COVID-19 setiap bulan untuk membantu mereka memahami cara melindungi diri dan anak-anak mereka dari virus. 

Sebanyak 3,4 juta orang telah menerima persediaan air, sanitasi dan kebersihan (WASH); 38.592 petugas kesehatan telah dilatih tentang pengendalian pencegahan infeksi dan protokol pengobatan dan lebih dari 369.000 telah menerima alat pelindung diri (APD); 45 juta anak didukung melalui pembelajaran jarak jauh; dan lebih dari 1,7 juta perempuan dan anak-anak tetap terhubung ke layanan kesehatan dasar yang kritis.

Indonesia telah memulai kampanye vaksinasi COVID-19 pada Januari 2021 dan berencana untuk mengimunisasi 181 juta penduduknya sebelum Maret 2022, demikian disampaikan dalam rilis dari Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta.

Komitmen tambahan dari Selandia Baru ini akan membantu meningkatkan upaya program vaksinasi Indonesia danakan mendukung pemerintah daerah dalam mengatasi tantangan logistik, penyebaran vaksin secara geografis dan keraguan vaksin yang saat ini masih ada.

Sumber :Liputan6

No comments

Powered by Blogger.