168 kontak Taiwan terdaftar untuk 2 pilot Covid-positif

Pilot terbang ke Alaska, India, dan Luxemburg sebelum tiba di Taiwan

(Foto CDC)

TAIPEI - Central Epidemic Command Center (CECC) pada Rabu (21 April) mengumumkan bahwa daftar kontak dua pilot kargo yang didiagnosis COVID-19 sehari sebelumnya meningkat menjadi 168.

Pada konferensi pers pada hari Rabu, Menteri Kesehatan dan kepala CECC Chen Shih-chung (陳 時 中) mengumumkan bahwa daftar kontak untuk dua pilot kargo telah diperluas dari 131 menjadi 168. Dari kontak tersebut, 143 telah menjalani tes virus korona, dan 132 telah menerima hasil negatif.

Menurut CECC, kasus No. 1.078 dan 1.079 adalah pria Taiwan berusia 50-an dan 60-an tahun yang merupakan anggota awak penerbangan pengangkut kargo udara. Dari 29 kontak kasus No 1.078, 11 telah diuji, dua negatif, sembilan menunggu hasil mereka, dan 18 belum diuji.

Dari kasus No. 1.079 dari 139 kontak, 130 telah diuji negatif, dua sedang diuji, dan empat sedang menunggu hasilnya. Tiga lainnya adalah karyawan sebuah hotel pencegahan epidemi, dan karena 

mereka mengenakan alat pelindung yang memadai, pengujian dianggap tidak perlu dalam kasus mereka.


Pada 14 April, kedua pria itu terbang ke AS bersama dengan anggota kru lainnya, dan perusahaan mengatur agar mereka dikarantina di hotel setempat.

Mereka kembali ke Taiwan pada 16 April, di mana mereka memulai karantina selama tiga hari. Chuang menuturkan, pada 17 April, kasus No. 1.079 mulai mengalami tenggorokan gatal dan badan sakit.

Pada tanggal 18 April, kasus No. 1.078 mengalami sakit tenggorokan. Karena harus kembali bertugas, perusahaan mengatur agar kedua pria itu menjalani tes virus corona pada 19 April.

Para pria tersebut didiagnosis COVID-19 pada 20 April. Kasus No 1.078 ditemukan memiliki nilai Ct 29, sedangkan kasus No 1.079 memiliki nilai Ct 17.

Mengingat fakta bahwa nilai Ct mereka sangat rendah dan karena mereka baru saja terbang ke beberapa negara lain di mana kasusnya jauh lebih banyak, Juru Bicara CECC Chuang Jen-hsiang (莊人祥) mengatakan bahwa kemungkinan kedua pria tersebut tertular penyakit tersebut di Taiwan ramping. Seorang pilot baru-baru ini terbang ke Anchorage, Alaska, sementara yang lainnya telah melakukan perjalanan ke India dan Luksemburg sebelum tiba di Taiwan.

Sejauh ini, semua kontak mereka dinyatakan negatif terkena virus. CECC saat ini sedang melakukan penyelidikan epidemiologi untuk menentukan bagaimana para pria itu terinfeksi.

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.