Fakta Unik Sungai Gangga, Tempat Buang Mayat hingga Sumber Air Minum

sungai Gangga di India (Foto: Reuters)

BELUM lama ini dunia digegerkan dengan melonjaknya kasus Covid-19 di India karena masyarakat India berbondong-bondong memasuki Sungai Gangga untuk melakukan mandi massal.

Berbicara soal Sungai Gangga, sungai ini merupakan sungai terbesar ketiga di dunia berdasarkan debit airnya dan juga sungai terpanjang di India. Sungai ini dianggap suci bagi umat Hindu yang berhulu di Pegunungan Himalaya dan bermuara di Teluk Benggala.

Selain itu, Sungai Gangga juga kerap dijuluki sungai terkotor di dunia karena dipenuhi sampah. Beriut sejumlah beberapa fakta unik dari Sungai Gangga sebagaimana dihimpun Okezone dari berbagai sumber.

Sungai penebus dosa

Sungai ini dipercaya dapat membawa keberuntungan dan memberikan pengampunan dosa seseorang. Dikutip dari laman Adventure Tour Travel, Gangga adalah nama seorang dewi dalam agama Hindu yang dipuja sebagai dewi kesuburan dan pembersih segala dosa dengan air suci yang dicurahkannya. Potret seorang Dewi Ganga ialah wanita canti yang mencurahkan air dalam guci.

Sebagai tempat yang suci, aliran Sungai Gangga dijadikan masyarakat Hindu sebagai lokasi pembuangan abu jenazah. Pembuangan abu jenazah di sini dipercaya dapat mengantar yang sudah mati menuju surga.

Berbagai pabrik yang beroperasi di India akan mengalirkan limbah pabrik ke Sungai Gangga agar kota tetap terlihat bersih. Sehingga sungai tersebut penuh akan limbah, terutama limbah plastik yang sulit terurai.

Tempat pembuangan mayat yang tak dikremasi

Selain tempat pembuangan abu jenazah, Sungai Gangga juga dijadikan sebagai tempat pembuangan mayat yang tidak dikremasi. Sehingga tak jarang akan terlihat mayat mengapung di Sungai Gangga.

Sumber air minum masyarakat India

Meski masyarakat India mengetahui bahwa aliran Sungai Gangga sudah tercemari oleh limbah pabrik dari kota, masyarakat tetap memanfaatkan air Sungai Gangga untuk kepentingan minum, mandi, mencuci, dan lainnya.

Memanfaatkan air Sungai Gangga untuk kepentingan sehari-hari adalah hal yang lumrah bagi masyarakat di sana. Meski saat beraktivitas di sungai, mereka tak jarang melihat mayat terapung yang hanyut terbawa aliran sungai.



Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.