Gara-Gara Anjing, Negara Ini Punya Hari Libur Nasional Baru

Wakil PM Turkmenistan Serdar Berdymukhamedov memberi penghargaan ke anjing Alabay (Reuters/BBC)

TURKMENISTAN, negara di kawasan Asia tengah, merayakan hari libur nasional baru yang didedikasikan untuk anjing yang dihasilkan melalui metode pengembangbiakkan secara khusus.

Alabay --varietas asli setempat dari anjing penggembala-- diberi penghormatan pada Minggu 25 April 2021, bertepatan dengan perayaan kuda kuno hasil pembiakkan, Akhal-Teke.

Anjing dan kuda menjadi sumber kebanggaan nasional di negara bekas Uni Soviet yang berbatasan dengan Afghanistan itu.

Banyak penggembala tradisional menggunakan kedua hewan itu.

Anjing Alabay tercatat sebagai salah satu anjing terbesar di dunia dengan berat hingga 80 kilogram.

Hari libur nasional baru bernama Hari Alabay tersebut diwarnai dengan kontes untuk memilih anjing gembala besar yang paling baik.

ilustrasi

Perayaan Hari Anjing Alabay di Turkmenistan (Reuters/BBC)

Anjing-anjing itu diarak dalam prosesi dan dinilai dari segi penampilan dan kelincahannya.

Presiden Kurbanguly Berdymukhamedov, yang telah berkuasa sejak 2007, memberikan penghargaan anjing terbaik kepada seekor anjing yang ikut dalam dinas dalam penjagaan wilayah perbatasan.

Putra sang presiden, Wakil Perdana Menteri Serdar Berdymukhamedov menyerahkan penghargaan yang diselenggarakan di kompleks baru untuk pembiakkan anjing Alabay di ibu kota Turkmenistan, Ashgabat.

Presiden Berdymukhamedov telah lama mendorong pemberian hormat yang mendalam kepada anjing Alabay dan menganggapnya sebagai simbol warisan nasional.

Penetapan hari libur nasional untuk Alabay dilakukan setelah tahun lalu presiden meresmikan patung emas anjing Alabay setinggi enam meter di ibu kota.

Patung itu didirikan di salah satu jalan paling sibuk di ibu kota.

Berbagai sudut Ashgabat dihiasai dengan monumen-monumen serupa, termasuk patung berlapis emas berbentuk figur Berdymukhamedov di atas kuda.

Patung itu juga diletakkan di salah satu persimpangan jalan yang sibuk.

Berkuasa sejak tahun 2007, Presiden Berdymukhamedov dianggap sebagai penguasa mutlak yang membangun kultus diri. Menurut survei Freedom House, Turkmenistan masuk dalam kategori salah satu negara yang paling tidak bebas.

Sang presiden kadang-kadang menghadiahkan anak kuda atau anak anjing kepada kepala negara-negara sahabatnya. Di antara kepala negara yang diberi hadiah itu adalah Presiden Uzbekistan Islam Karimov, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan emir Qatar.

Berdymukhamedov mendapat kritikan ketika menyerahkan hadiah anjing kepada Putin pada tahun 2017.

Ia memungut anjing dari lantai dengan cara memegangnya pada leher dan mengacung-acungkannya sebelum Putin akhirnya menghampiri dan menerima anjing itu dengan kedua tangannya.



Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.