Hewan Ini Sebabkan Koneksi Internet Putus hingga Banjir

Hewan biwara (Foto: SPL)

KANADA - Hewan biwara menjadi tersangka utama setelah banyak sambungan internet di kota di Provinsi British Columbia, Kanada, putus selama 12 jam.

Pihak provider, Telus, mengatakan bagian dari jaringan kabel bawah tanah Kota Tumbler Ridge ditemukan di rumah biwara.

Telus melaporkan sebanyak 900 pengguna internet dan 60 pelanggan TV kabel jadi terganggu.

Juru bicara Telus, Liz Sauvé, menggambarkan kejadian ini "sangat tidak biasa dan unik di Kanada".

Layanan internet putus sekitar pukul 04:00 waktu setempat pada Sabtu (23/4).

Telus mengatakan, saat stafnya pergi ke dekat bendungan, mereka menemukan ada biwara "mengunyah kabel serat di banyak titik, menyebabkan kerusakan yang parah".

Kabel ini ditanam sekitar satu meter di bawah tanah dan dilindungi lapisan tebal 12 sentimeter, yang ternyata juga ikut digigit biwara.

Telus mengungkapkan layanan baru bisa pulih di Tumbler Ridge, yang berpenduduk 2.000 jiwa, pada Minggu (25/4) pukul 15:30 waktu setempat.

Biwara merupakan salah satu hewan khas Kanada, namun mereka memiliki reputasi yang beragam. Hewan pengerat ini, di satu sisi, disukai sebagai 'insinyur lingkungan' yang memiliki keterampilan membangun bendungan sehingga bermanfaat bagi ekologi.

Tapi mereka memiliki gigi yang kuat dan dapat menyebabkan kerusakan parah. Para petani khawatir akan kerusakan yang mereka timbulkan atas tanaman dan pohon.

Dua pekan lalu, wali kota Grenville-sur-la-Rouge, sebuah kota di Quebec, menyalahkan ulah para biwara atas banjir besar yang merusak properti dan infrastruktur.

Sekitar 800 ekor biwara telah membuat sekitar 200 bendungan kecil di sektar kota, dan Wali Kota Tom Arnold mengatakan untuk mengatasi hewan pengerat tersebut dibutuhkan cara-cara yang lebih fleksibel.

"Ini adalah masalah yang harus kita singkirkan. Biwara harus dibasmi," katanya seperti dikutip CBC News.

Biwara perlahan dimunculkan kembali di Inggris, dengan harapan mereka bisa memulihkan habitat di lahan basah. Mereka pernah nyaris punah pada abad ke-16 saat kulit, daging dan kelenjar eksokrin mereka menjadi buruan manusia.


Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.