Indahnya Kuil Rituo, Tempat Terpencil yang Dihuni Seorang Biksu

Kuil Rituo (Foto: Oddity)


Seorang biksu hidup menyendiri di atas Kuil Rituo yang membentang di atas sebidang tanah di Danau Yamdrok. Biksu penyendiri ini menghabiskan hari-harinya dengan melantunkan sutra dan bermeditasi.

Dalam bahasa Tibet, Rituo memiliki arti “Batu di Gunung” dan sering disebut sebagai kuil paling sepi di Tibet. Meski demikian, kuil ini memiliki sejarah lebih dari 700 tahun lamanya dan dianggap sebagai permata di Tibet karena hanya ada sedikit turis yang berani mengunjunginya.

 biksu

Melansir dari Oddity Central, Kamis (8/4/2021) Kuil Rituo menjadi sangat unik sebab letaknya yang berada di sebidang tanah yang membentang ke Danau Yamdrok. Danau itu adalah salah satu dari tiga danau suci di Tibet.

Beberapa orang yang mengunjungi kuil tersebut menceritakan kisah tentang kedamaian dan ketenangan yang diimpikan manusia dari tempat itu. Sementara pengalaman surealisnya adalah dapat menikmati pemandangan alam yang menakjubkan dari atas gundukan batu.

Nama kuil, ‘Batu di Gunung’, terinspirasi dari batu berusia berabad-abad yang diabadikan di tempat ini. Peninggalan yang konon memiliki kekuatan untuk menyembuhkan semua penyakit.

Jika berdiri di puncak Kuil Rituo, maka seseorang dapat melihat antelop Tibet berlari dengan bebas dan angsa berkepala batang berenang di air. Sementara pada saat malam tiba, langit penuh bintang terpantul di danau, seperti di negeri dongeng.

Tapi hal yang paling menakjubkan dari Kuil Rituo adalah kenyataan bahwa kuil ini hanya memiliki satu orang penghuni. Ia adalah seorang biksu bernama Ahwang Pincuo dan telah menghabiskan sebagian besar waktunya membawa air dari bawah danau sampai ke kuil dan melantunkan sutra dan bermeditasi.

Ahwang hanyalah yang terbaru dari barisan panjang biksu penyendiri yang telah tinggal di Kuil Rituo selama berabad-abad. Ketika seorang biksu penjaga meninggal, maka tempatnya akan diambil oleh orang lain.

Seseorang menjadi tidak gila setelah tinggal di tempat terpencil tersebut karena kekuatan imannya. Keindahan alam keajaiban Tibet ini tidak dapat disangkal. Tetapi karena keterpencilannya, pengunjung tidak memiliki banyak tempat indah lainnya untuk dapat diakses.


Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.