Ini yang Akan Terjadi jika Dehidrasi saat Puasa, Segera Dicegah Ya

Ilustrasi cegah dehidrasi. (Foto: Asier Relampagoe Studio/Freepik)


MENJALANI ibadah puasa saat bulan Ramadhan merupakan kewajiban setiap umat Islam. Tidak hanya sebagai ibadah, menurut beberapa penelitian, puasa juga telah banyak dikaitkan dengan sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Namun di sisi lain, sebuah studi menunjukkan bahwa selama berpuasa, tubuh manusia cenderung lebih mudah mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, penting selalu memenuhi kebutuhan asupan cairan selama waktu sahur dan berbuka puasa.

"Tubuh membutuhkan sedikitnya 2 liter atau sekira 8 gelas air bagi rata-rata orang dewasa," kata Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) Dr dr Diana Sunardi MGizi SpGK, seperti dikutip dari keterangan resminya, Rabu 21 April 2021.

Minum air. (Foto: Theoddsey)

Ia juga memgungkapkan dampak dehidrasi untuk kesehatan tubuh manusia. Di antaranya mengganggu fungsi kognitif dan memengaruhi suasana hati (mood) seseorang. Hal ini disebabkan fungsi kognitif memberikan peranan penting dalam mengatur persepsi, cara berpikir, kemampuan mengingat, serta merasakan emosi.

"Tentunya ini berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk beribadah. (Sebanyak) 75 persen otak manusia terdiri dari air, apabila tubuh kehilangan sedikitnya 2 persen saja dari jumlah total air dalam tubuh, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh kita, termasuk otak," jelas dia.

Maka itu, dokter spesialis gizi klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan RSCM Jakarta ini juga membagikan tips agar tetap terhidrasi selama menjalani ibadah puasa.

"Karena tidak bisa minum di siang hari ketika berpuasa, kita bisa memenuhi kebutuhan air tubuh dengan minum 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas air setelah makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas air lagi ketika sahur," ujarnya.


Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.