Interview: Raffi Ahmad Perihal Bisnis Beli Klub Bola

Senin, April 05, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Artis Raffi Ahmad sempat buah heboh publik dengan membeli klub bola Cilegon United FC yang kini berubah nama menjadi Rans Cilegon FC. Tak sendiri, dia menggandeng pengusaha muda, Rudy Salim.

Salah satu alasan suami Nagita Slavina ini membeli klub bola semata-mata mewujudkan cita-cita kecilnya. Sejak dulu ia bermimpi menjadi pesepakbola tapi tak kesampaian.

Laki-laki anak satu ini sendiri tak mempunyai bekal mengelola klub bola yang berbeda jauh dari profesinya sebagai publik figur. Meski begitu Raffi Ahmad tidak merasa khawatir, dia meyakini untuk menjadi sukses dibutuhkan niat dan usuaha.

Dalam satu kesempatan, Raffi Ahmad menceritakan alasannya membeli klub bola dan langkah ke depan untuk Rans Cilegon FC saat ditemui di kawasan Pluit, Jakarta Utara beberapa waktu.

Kenapa tertarik ke dunia sepak bola? 

Karena sepak bola itu adalah pesta rakyatnya untuk Indonesia dan dunia. Karena cita-cita saya jadi pemain bola tidak kesampaian. Sekarang saya sudah umur segini juga gak mungkin juga saya daftar jadi atlet juga. Jadi di sini kami berusaha mencari bibit baru ini.

Salah satu kontribusi saya juga terhadap Indonesia terhadap negara ya di luar pekerjaan saya sebagai artis atau entertainer. Tapi yang saya punya sekarang saya coba dedukasikan untuk mencari bibit baru.

Sudah punya Rans Cilegon FC, langkah ke depan seperti apa?

Saya juga sama Rudy Salim mencoba membuat SSB dan akademi yang mana kita harus membuat infrastruktur sepak bola yang memang bisa melahirkan jiwa-jiwa yang baru, yang muda, bukan hanya di Indonesia saja tapi bisa kami kirim ke luar negeri juga.

Saya sama partner Rans Cilegon FC ini sama-sama ingin membuat sekolah sepak bola. Akademi yang benar-benar proper. Jadi kmi Rans ingin mencari bibit-bibit baru ingin membuat suatu akademi, sekolah sepak bola yang mana kita bisa mempersatukan anak-anak muda, atlet-atlet baru, jiwa muda, untuk bisa menganggakat sepak bola lebih baik lagi, tinggi lagi. Bukan hanya nasional tapi juga di internasional.

Rans Cilegon FC sudah punya pemain?

Memang kita sampai sekarang masih mencari pemain. Masih mencari pemain kami tidak akn mengumumknnya hari ini karena nanti kita akan terus seleksi pemain-pemain. Kita mengumumkn pelan-pelan untuk semuanya.

Akan gabung PSSI?

Secepatnya. Kita juga udah komunikasi sama pak ketum, ama pak Iwan juga sudah ama pak Sekjen juga sudah kita berkomunimasi. Tapi karena beliau sedang ada di Solo, piala menpora, mungkin setelah piala menpora selesai kita bilang sama PSSI pastinya.

Markas di Cilegon mau direnovasi?

Markas Cilegon nah ini kami harus membicarakan lebih lanjut. Kami masih membicarakan dulu, ini kan mau ada bulan puasa dulu, abis bulan puasa ada liburan lebaran dulu, maksudnya ada hari libur, jadi kami diskusikan dulu.




Ada kekhawatiran nggak, yang kita tahu honor sepak bola di Indonesia kadang naik, kadang turun?

Kami enggak perlu takut apa-apa kalau memang niat kami benar. Niat kami benar, ya yakin berusaha mempunyai visi yanh bagus. Saya juga sowan juga kepada senior-senior, ke beberapa pemilik klub, PSSI juga. Saya sampaikan juga, keinginan saya bukan cuman hit and run tapi kami ingin melebur bersama PSSI, melebur bersama semua tim, bukan hanya tim senior saja, bukan liga 1 saja, liga 2, liga 3 sampai semuanya, kami mau melebur untuk memajukan sama-sama.

Belum punya pengalaman kelola tim sepak bola, kamu merasa terjun ke dunia sepak bola mudah?

Semuanya tidak ada yang mudah. Semuanya juga dipelajari dulu. Dari semua yang saya alami. Dia (Rudy Salim) pengusaha mobil, dulunya juga mobilnya bukan Lamborgini. Dia juga dulu jualnya mobil ketengan. Tapi setelah berjalannya waktu, pegalamanya, dia jadi pengusaha yang hebat. 

Dulu juga bang Nur, sebelum jadi pelatih jadi pemain nasional dulu. Pemain amatir terus nasional, sampe jadi coach. Semua berproses. Yang penting jalani prosesnya, nikmati prosesnya. 

Budget belanja pemain berapa?

Kita bukan tim yang menghamburkan uang, enggak. Kita emang sesuai dengan anggaran yang paling bijaksana. Kayak beli pemain langsung, enggak. Kita bener-bener buat jangka panjang semuanya. Kita lebih mencari bibit-bibit baru. 

Mau menularkan ini ke artis lain atau pebisnis?

Ini salah satunya kenapa saya ajak Rudy Salim supaya spirit pengusaha. Rudy Salim kan sebagai enterprenuer dan pengusaha, kenapa saya ajak Rudy Salim supaya pengusaha lain tergerak hatinya  untuk melihat sepak bola Indonesia sudah maju.

Nah saya ajak salah satu pengusaha supaya pengusaha lain bisa involved, bisa masuk, bisa gabung, bisa memberikan kontribusi untuk sepak bola Indonesia.


Sumber :Suara.com

0 comments: