Kapal yang Tenggelam saat Perang Dunia II Ditemukan di Filipina

https: img.okezone.com content 2021 04 06 406 2390051 kapal-yang-tenggelam-saat-perang-dunia-ii-ditemukan-di-filipina-NlCb33Ut2G.jpeg

TIM penyelam kapal karam terdalam di dunia berhasil menemukan sebuah kapal perusak milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang tenggelam saat Perang Dunia II.

Kapal USS Johnston tersebut ditemukan tergeletak hampir 6.500 meter di bawah permukaan laut di lepas pantai Filipina.

Perusahaan berbasis teknologi bawah laut di Texas Caladan Oceanic menyatakan, sebuah kapal selam berawak merekam, memotret dan menyurvei puing-puing USS Johnston di lepas Pulau Samar selama dua penyelaman delapan jam yang diselesaikan akhir bulan lalu.

Melansir The Japan Times, Selasa (6/4/2021), kapal sepanjang 115 meter itu tenggelam pada 25 Oktober 1944, selama pertempuran Teluk Leyte ketika pasukan AS berjuang untuk membebaskan Filipina dari pendudukan Jepang.

Lokasinya di Laut Filipina ditemukan pada 2019 oleh kelompok ekspedisi lain, tetapi sebagian besar reruntuhannya berada di luar jangkauan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh.

“Baru saja menyelesaikan penyelaman bangkai kapal terdalam dalam sejarah, untuk menemukan reruntuhan utama kapal perusak USS Johnston,” kata pendiri Caladan Oceanic Victor Vescovo, sekaligus yang mengemudikan kapal selam tersebut.

Vescovo mengatakan mereka menemukan 2/3 bagian depan kapal, tegak dan utuh di kedalaman 6.456 meter. Menurut catatan Angkatan Laut AS, dalam peperangan tersebut, hanya 141 dari 327 awak kapal yang selamat.

Ekspedisi yang didukung Caladan Oceanic menemukan haluan, jembatan, dan bagian tenga utuh dengan nomor “557” yang masih terlihat. Terlihat dua menara Meriam lima inci penuh, rak torpedo kembar dan beberapa dudukan Meriam tetap di tempatnya.

Navigator tim dan sejarawan Parks Stephenson mengatakan, bangkai kapal itu menanggung kerusakan yang ditimbulkan selama pertempuran permukaan yang intens pada 76 tahun yang lalu.

Ilustrasi

Vescovo menambahkan, bahwa data sonar, citra, dan catatan lapangan yang dikumpulkan selama penyelaman akan diserahkan ke Angkatan Laut AS.



Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.