Kisah Sukses Crazy Rich Medan, Berawal dari Pengamen Kini Belanjanya Miliaran



  Nama Indra Kesuma atau yang lebih terkenal dengan Indra Kenz belakangan sempat menjadi viral karena sebuah konten di media sosialnya. Dalam konten unggahannya itu Indra mengaku membeli mobil seharga Rp 2,7 miliar ketika dirinya sedang gabut di jam 3 pagi. Tak hanya itu saja, Indra Kenz juga kerap membuat beragam konten barang-barang mewah berharga fantastis yang dibelinya. Karena hal itu, tak heran jika dirinya dijuluki sebagai Crazy Rich Medan.

Namun siapa sangka bahwa kesuksesan yang telah dicapainya di usia 24 tahun itu berkat usaha dan kerja kerasnya sendiri. Sebelum sukses dan memiliki banyak uang, Indra Kenz ternyata pernah bekerja sebagai pengamen dan pengemudi taksi online."Serius emang pernah jadi pengamen. Karena aku kan anak perantauan ya, aslinya dari Rantauprapat, 7 jam dari Medan. Aku merantau ke Medan nggak punya apa-apa, nggak punya relasi, nggak punya kerjaan, cuma punya gitar. Pertama ke angkringan, nyanyi dengan serius. Biasa orang kalau ngamen kan nyanyi bentar minta duit. Aku nyanyinya 5 lagu, bener-bener dengan hati, abis itu baru dikasih duit," jelas Indra Kenz dikutip dari acara Rumpi di YouTube Trans TV Official.

Semenjak saat itu Indra kemudian mulai mengamen di kafe-kafe. Pekerjaannya mengamen itu sudah digelutinya sejak umur 18 tahun. Setelahnya Indra juga sempat mengikuti ajang pencarian bakat.Ketika ditanya mengenai sumber penghasilannya saat ini, Indra Kenz mengaku memiliki banyak usaha. Namun untuk penghasilan terbesar didapatkannya dari digital marketing, trading, dan juga investasi.

"Kalau investasi sih sekarang aku banyak sih, di saham ada, di property juga ada, tanah juga ada," jelas Indra.


Indra menjelaskan bahwa untuk trading sendiri dirinya sudah mulai terjun sekitar 4 tahun yang lalu. Tepatnya semenjak tahun 2017 akhir, Indra sudah rajin menghadiri seminar-seminar mengenai trading. Namun karena menurutnya di Indonesia sendiri masih banyak orang yang belum paham dengan hal-hal tersebut, maka dirinya memutuskan untuk membuat sebuah website pembelajaran. Hasil pendapatannya dari mengajari orang lain untuk trading itulah yang kemudian digunakan untuk membiayai bisnis lain yang dijalaninyaDiakui Indra bahwa saat itu modal awal yang digunakan oleh dirinya untuk melakukan trading adalah sebanyak Rp 50 juta. Modal tersebut dikumpulkan Indra dari hasil dirinya bekerja serabutan sebagai pengemudi taksi online, pengamen, MC, hingga penyiar radio.

"Aku nggak pernah maksa orang gabung. Malah orang yang pengin gabung aku tolak-tolakin. Karena gini. Ini edukasi juga ya untuk masyarakat Indonesia. Trading itu bukan sekedar bikin kamu cepat kaya, nggak seperti itu. Tapi kita harus benar-benar memikirkan ada yang namanya resikonya. Kadang-kadang orang tuh salah, jual motor, jual mobil, dan ngutang untuk trading. Aku tolak-tolakin tuh," terang Indra Kesuma atau Indra Kenz.

Indra menjelaskan bahwa dana yang akan digunakan untuk trading haruslah dana nganggur yang memang tidak terpakai dan sudah siap hilang. Karena seperti yang telah diungkapkannya, trading bukan hanya bisa membuat seseorang cepat kaya, melainkan juga ada risiko-risko yang perlu dipertimbangkan dan dipikirkan matang-matang.

Sedangkan menanggapi keviralannya di media sosial TikTok, Indra Kenz mengaku bahwa konten-konten tersebut dibuatnya semata-mata hanya karena iseng. Dia tidak bermaksud memperlihatkan kemewahan dan kesuksesannya untuk mempromosikan usaha tradingnya.

"Sebenarnya konten kayak gitu cuma iseng-iseng di TikTok doang. Aku punya satu ciri khas, suka ngomong 'Murah Banget' gitu kan, karena aku punya lagu bareng sama Young Lex. Ya bisa dibilang konten-konten itu buat promosi lagu tadi," jelas Indra Kenz.

Sumber :wolipop.detik.com

No comments

Powered by Blogger.