Mau Sholat, Pria Ini Syok Lihat Penampakan Hantu Jepang


PENGALAMAN ini dialami oleh seorang pria bernama Muhammad Fanny pada 2017 silam. Saat itu, ia mendapat tugas ke luar negeri dari tempatnya bekerja, tepatnya di sebuah pabrik makanan yang terletak di sebuah kota kecil di prefektur Gunma, Jepang.

Fanny berangkat sendirian saat itu. Ia mengaku bahwa ia baru pertama kali pergi ke luar negeri dan hal tersebut membuatnya agak gugup.

Saat tiba di bandara, ia tak dijemput, melainkan hanya diberi peta dan petunjuk bagaimana cara sampai ke hotel tempat ia menginap. Singkat cerita sampailah ia di hotel dan keesokan harinya ia berangkat menggunakan taksi ke pabrik.

“Sesampainya di sana saya disambut oleh orang-orang sana yang sebetulnya sangat ramah sih. Mereka sangat membantu saya, termasuk menyediakan kebutuhan saya seperti makanan halal dan tempat untuk sholat yang mana sudah saya pesankan sebelum keberangkatan saya ke Jepang,” ungkap Fanny yang dikutip Okezone dari Quora.

Orang-orang pabrik menyediakan sebuah tempat khusus yaitu ruangan P3K untuk Muhammad Fanny melaksanakan sholat. Ruangan itu berukuran kira-kira 2x3 m, dilengkapi dengan kasur dan wastafel untuk cuci tangan.

Letaknya di sebuah lorong dekat dengan kantin, dan ruangan tersebut nampaknya jarang digunakan karena tidak ada orang yang lalu-lalang di lorong tersebut.

Pintu ruangannya dilengkapi sebuah kaca transparan seukuran kepala manusia, sehingga bisa meilhat bagian dalam ruangan dari kaca tersebut. Tetapi karena ukurannya kecil, kita hanya bisa melihat bagian dalam ruangan saat berada persis di depan pintu.

Setelah beres-beres, rekan-rekannya pun yang merupakan orang Jepang mengajaknya untuk makan siang di kantin.

Setelah makan siang, ia pamit kepada rekan-rekannya untuk melaksanakan sholat zuhur. Ia mengambil sajadah dan bergegas menuju ruangan P3K.

“Tetapi ketika saya sudah di depan pintu dan bersiap membuka gagang pintu, terlihat dari kaca pintu tersebut ada seseorang yang sedang tidur dan ditutupi selimut sampai ke setengah bagian wajahnya,” katanya.

“Dari fisiknya terlihat seperti seorang wanita berambut panjang. Wajahnya tidak terlalu jelas saya lihat karena tertutup selimut dan lagi kondisi ruangan entah kenapa masih gelap.”

Melihat sosok tersebut membuat Muhammad Fanny mengurungkan niat untuk sholat di ruangan tersebut dan berbalik arah ke ruangan kerjanya.

Sesampainya di ruangan kerja, ia bertanya kepada rekan nya apakah ada ruangan lain yang bisa digunakan untuk sholat. Rekannya pun bertanya mengapa dirinya tidak sholat di ruangan P3K.




Fanny pun menceritakan tentang orang yang sedang tidur di ruangan tersebut. Temannya bingung dan memutuskan untuk mengantarnya ke ruangan P3K tersebut.

“Saya tidak menjawab apapun dan mengikutinya kembali ke ruangan P3K. Sesampainya di sana, dia membuka pintu lalu menyalakan lampunya. Trinngg, tidak ada siapapun di ruangan tersebut, saya kaget. Saya tengok ke kasur, seprei nya masih rapih pun dengan selimutnya masih terlipat rapi tidak seperti bekas ada orang yang tidur disitu sebelumnya,” ungkapnya.

Ia shock dan berkata kepada temannya bahwa ia melihat ada seseorang yang tidur di kasur tersebut. Rekannya hanya tersenyum dan menduga bahwa Muhammad Fanny hanya salah lihat.

Karena tidak ada apa-apa, rekannya kemudian pergi meninggalkan dirinya sendirian dan menutup pintu dari luar.

“Saya coba raba permukaan kasur tersebut, dingin seperti tidak ada bekas orang tidur sebelumnya. Dan bulu kuduk saya berdiri,” ungkapnya.

Akhirnya ia mencoba coba rileks dan mengambil air wudhu dari wastafel. Lalu ia tetap melaksanakan sholat meskipun bulu kuduknya masih merinding.

“Syukurlah, setelah kejadian itu saya tidak pernah melihatnya lagi selama 2 bulan saya di Jepang dan sholat setiap hari di ruangan tersebut. Tapi pengalaman itu benar-benar tidak terlupakan,” pungkasnya.


Sumber :Okezone Tv

No comments

Powered by Blogger.