Multitasking Ternyata Berbahaya untuk Kesehatan, Ini Alasannya

Sabtu, April 03, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Namun, tidak semua dari kita pandai dalam hal itu. Multitasking dapat berdampak buruk pada fungsi dan kesehatan otak kita. 

Ilustrasi - Canmua

Multitasking sepertinya cara yang efisien untuk menyelesaikan sesuatu lebih cepat dengan menghemat waktu. 

Namun, tidak semua dari kita pandai dalam hal itu. Multitasking dapat berdampak buruk pada fungsi dan kesehatan otak kita. 

Multitasking selalu menjadi kata yang dikaitkan dengan memiliki semacam keterampilan yang memungkinkan Anda menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan lebih efisien. Kami di sini untuk memecahkan mitos ini dan memberi tahu Anda tentang sisi lain dari multitasking. 

Melakukan banyak hal sekaligus tidak hanya memengaruhi fungsi otak kita, tetapi juga menurunkan tingkat produktivitas. 

Seseorang mungkin merasakan pencapaian dalam menyelesaikan banyak tugas sekaligus, tetapi pada kenyataannya, Anda hanya dapat menyelesaikan satu tugas yang memiliki fokus penuh Anda. Tugas-tugas lain menjadi tugas kedua dan seringkali mengarah pada pencapaian yang setengah hati. 

Berfokus pada satu hal pada satu waktu akan memberi Anda kepuasan dan kepuasan yang luar biasa. Energi Anda akan dipertahankan dan Anda tidak akan merasa lelah secara mental atau fisik. 

Berikut adalah 5 alasan mengapa Anda harus mengakhiri multitasking seperti dlansir dari PinkVilla:  

1. Menghambat fungsi otak 

Karena otak kita tidak tahu cara fokus pada lebih dari satu hal pada satu waktu, otak kita sulit memahami informasi apa pun di luar itu. Ketika kita memaksa diri kita sendiri untuk melakukan banyak tugas pada satu waktu, kita memaksa otak kita untuk memproses begitu banyak informasi dengan kecepatan yang cepat sehingga fungsinya berkurang selama periode waktu tertentu. 

2. Dapat menyebabkan efek negatif pada kesehatan mental Anda 

Berganti-ganti aktivitas yang berbeda secara terus menerus pada satu waktu dapat menyebabkan stres dan kecemasan. Ini berdampak negatif pada kesehatan mental Anda dan mengganggu kedamaian mental Anda. Anda lebih fokus untuk menyelesaikan tugas daripada benar-benar menikmatinya. Anda tidak lagi hidup di masa sekarang dan hanya mengkhawatirkan masa depan. Kemampuan Anda untuk penuh perhatian hilang dan Anda berkompromi dengan kesehatan mental Anda saat terburu-buru menyelesaikan tugas. 


3. Menurunkan IQ 

Orang yang melakukan multitasking cenderung kehilangan tingkat IQ-nya dalam jangka waktu tertentu. Multitasking juga dapat mengurangi kecerdasan emosional Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa hal itu membuat Anda kurang berempati, dingin, pendiam, dan mengurangi kemampuan Anda untuk mengendalikan emosi dan perasaan Anda. 

4. Mengurangi Tingkat konsentrasi 

Sulit untuk fokus pada beberapa tugas sekaligus, sehingga multitasking dapat mengurangi tingkat konsentrasi Anda secara drastis. Orang yang sering melakukan multitasking tidak dapat mengatur pikiran mereka dan menjalankan ide. Kemampuan mereka untuk memproses informasi menjadi lebih lambat. 

5. Kehilangan perhatian terhadap detail 

Multitasking pasti membuat Anda kehilangan kemampuan untuk fokus pada akurasi. Kemampuan untuk fokus pada detail menit dan keterampilan pemecahan masalah menjadi lebih lambat. Anda kehilangan detail-detail kecil dan otak Anda tidak dapat menyimpan informasi untuk jangka waktu yang lebih lama. Itu mengurangi ingatan Anda, membuatnya lemah.


Sumber : bisnis

0 comments: