Patung Wanita Menyusui Tuai Kontroversi, Warga Demo Minta Dipindah


PATUNG
seorang wanita yang sedang menyusui ibu mertuanya yang sudah lanjut usia telah dipindahkan dari sebuah taman di China Timur. Patung tersebut dikritik tidak pantas dan bertentangan dengan nilai-nilai zaman modern.

Pihak pengelola Taman Yingpanshan di Provinsi Zhejiang mengatakan, patung itu dipindahkan setelah pihak berwenang turun tangan menyusul tindakan tersebut, menurut South China Morning Post yang dilansir dari Independent.

 patung

Staf di taman mengatakan patung itu terinspirasi oleh sebuah cerita dalam The Twenty-four Filial Exemplars, sebuah buku tentang aliran konfusius yang ditulis oleh Guo Jujing di Dinasti Yuan (1260-1368). Kisah ini konon didasarkan pada kejadian nyata di mana seorang wanita menyusui ibu mertuanya yang telah kehilangan semua giginya karena usia tua.

Patung itu membuat marah orang-orang yang melihatnya. Mereka mengatakan sulit untuk memahami mengapa wanita itu menyusui kerabatnya.

Warganet di media sosial China, Weibo juga mengkritik patung itu.

“Di dunia modern, dapatkah Anda membayangkan seorang wanita menyusui mertuanya? Itu membuat orang tidak nyaman dan menyesatkan anak-anak,” kata salah satu dari mereka.

Cerita lain dalam The Twenty-four Filial Exemplars telah memicu kontroversi di masa lalu.

Pada 2019, sebuah taman di Beijing menerima keluhan tentang patung-patungnya. Salah satunya didasarkan pada kisah seorang pria yang mencicipi kotoran ayahnya untuk mengetahui penyakitnya, dan yang lainnya terinspirasi oleh seorang pria yang membunuh putranya untuk menyediakan makanan untuknya.



Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.