Pemkot Bandar Lampung Bidik Pulau Pasaran Jadi Destinasi Wisata



Pemerintah Kota Bandar Lampung mengusulkan sejumlah tempat menjadi destinasi wisata kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandar Lampung Haidarmansyah membeberkan agenda pertemuan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dengan Menparekraf RI Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.
"Dalam kesempatan tersebut, Wali kota mengusulkan untuk membangun destinasi wisata di Kota Bandar Lampung.
Alasannya sejak operajasi jalan tol beroperasi, Bandar Lampung jadi tempat persinggahan para wisatawan, sedangkan tujuan mereka justru ke Pesawaran, Tanggamus dan lainnya," ujarnya.
Sebagai daerah Ibu Kota Provinsi Lampung, fasilitas seperti hotel, restoran, hingga pusat oleh-oleh ada di Bandar Lampung. "Kita tidak ingin hanya jadi tempat persinggahan saja, kita juga ingin punya destinasi wisata. Karena yang kita miliki saat ini destinasi buatan, seperti Lembah Hijau, Pintu Langit, Lengkung Langit dan lainya. Kita punya alam di laut, dan kita ingin potensi laut jadi pariwisata," papar Khaidar.
Maka, Wali Kota mengusulakan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, agar Pulau Pasaran jadi destinasi wisata di Bandar Lampung. Namun, hal tersebut tidak bisa diwujudkan dengan mudah, karena vanyak persoalan yang musti diselesaikan.
"Persoalannya, akses masuk ke sana susah, batu dibawa pakai becak, pasir dibawa pakai becak, jadi cost-nya tinggi. Maka, wali kota menyampaikan agar ada bantuan pembuatan jembatan yang bagus menuju Pulau Pasaran," jelas Khaidar.
Di sisi lain, Pemkot Bandar Lampung juga menganggarkan biaya untuk pembangunan jembatan Pulau Pasaran untuk tahun 2022.
"Kita juga minta bantuan ke menteri pariwisata untuk penataan Pulau Pasaran, mulai dari pembangunan jembatan, menata tempat penjemuran ikan, menata MCK di sana, drainase, dan jalan diantara gang, serta spot wisata," terang Khaidar.
Pemkot Bandar Lampung juga akan mengaktifkan kembali agripark, atau kebun bibit yang ada di Malahayati, agar bisa menjadi destinasi wisata buatan. "Kita akan perbaiki, mulai dari embungnya, hingga hutan bambu yang ada di sana," ungkapnya.
Secara keseluruhan, dalam agenda pertemuan Wali Kota Bandar Lampung dengan Menparekraf RI yaitu, menyampaikan program membangun destinasi wisata berbasis wisata alam dan buatan. "Pak menteri akan datang ke Bandar Lampung, namun sedang diatur waktunya. Nanti kita bawa ke Pulau Pasaran, karena beliau juga cukup konsen dengan UMKM," pungkasnya.

Sumber :Kumparan

No comments

Powered by Blogger.