Pramugari Ini Lihat Penumpang Gantung Diri di Pesawat, Motifnya Bikin Tercengang


PENGALAMAN menyeramkan dialami oleh seorang pramugari maskapai internasional. Ia membagikan pengalamannya lewat situs Quora dengan akun bernama L Knight. Peristiwa itu terjadi setelah kejadian runtuhnya menara kembar WTC pada 9 November 2001 silam.

Saat itu L Knight terbang pada pagi hari dengan pesawat jarak jauh jurusan Washington DC-Los Angeles. Ia melakukan pekerjaannya seperti biasa menyambut penumpang masuk pesawat.

Setelah semua kursi terisi penuh, perhatian Knight justru tertuju pada seorang pria berotot berusia 40 tahunan yang di lengannya terdapat seperti sebuah luka. Karena penasaran, ia pun menanyai pria tersebut dan ia menjawab bahwa lengannya dulu pernah terbakar.

Sekitar 20 menit setelah pesawat terbang melewati Denver, Knight dan seorang pursernya (awak kabin senior) melihat antrean panjang penumpang yang menunggu untuk menggunakan toilet di bagian belakang pesawat.

“Setelah mengamati situasi tersebut, purser saya melihat salah satu pintu toilet menonjol keluar. Dia langsung memintaku untuk mengintip melalui celah pintu untuk melihat apa yang terjadi. Yang bisa saya lihat saat itu adalah punggung seseorang lagi bersandar di pintu,” katanya mengawali cerita.

Awalnya, awak kabin itu mengira penumpang tersebut sedang dalam keadaan darurat medis karena ia memiliki beberapa pengalaman serupa di masa lalu. Knight dan rekannya lalu mencoba melepaskan dua pin yang menahan pintu kamar kecil tetapi mereka kesusahan karena bobot badan pria tersebut menahan pintu hingga sulit terbuka.

Mereka kemudian meminta bantuan dari penumpang lain untuk membuka pintu tersebut. Saat sedang berusaha mendorong pintu, ada salah satu penumpang yang menjerit karena ia melihat apa yang ada di dalam toilet.

“Saat saya melihat ke dalam, saya melihat seorang pria yang tergantung dengan ikat pinggang di lehernya. Ada banyak darah yang keluar dari mulutnya dan menetes di seluruh bagian depan kaus putihnya. Dia benar-benar terikat ke pintu dengan ikat pinggangnya dan kami tidak bisa menurunkannya,” terang Knight.

Setelah melihat kejadian itu, dirinya segera menghubungi kokpit dan mencari bantuan medis. Seorang agen federal yang sedang tidak bertugas dan perawat menjawab panggilannya. Agen FBI itu berusaha memotong ikat pinggang yang melilit namun tak bisa karena terikat begitu erat di leher orang itu.

Knight bersama seorang agen FBI kemudian merobohkan seluruh pintu toilet, sementara awak kabin yang lain mencoba menghidupkan kembali pria dengan defibrilator di belakang lantai dapur. Sementara pilot terpaksa memutar pesawat kembali ke Denver untuk melakukan pendaratan darurat.

“Kami bergantian melakukan CPR pada pria itu. Sementara itu, saya dengan panik mencari tas jinjing pria itu di pesawat. Saya ingin memastikan bahwa dia bukan pelaku bom bunuh diri yang mencoba menjalankan misi. Sayangnya, satu-satunya hal yang saya temukan adalah dua surat bunuh diri, paspor Selandia Baru pria itu, dan sikat gigi,” tuturnya.

Tak lama pesawat pun mendarat dengan selamat mendarat di Bandara Denver dan pria itu dibawa oleh petugas medis melalui pintu dapur belakang sementara penumpang lainnya turun dari bagian depan pesawat.

Pihak maskapai harus mencari pesawat lain agar penumpang bisa melanjutkan perjalanan dengan armada dan awak kabin baru, sementara kru asli tetap tinggal di Denver untuk pembekalan.

“Pria itu meninggal di rumah sakit dan surat-suratnya ditujukan kepada pacar dan saudara perempuannya,” sambung Knight.

Rupanya pria itu sedang mengalami masalah hukum. Awalnya, ia membeli truk baru dari diler mobil di Orlando, Florida sepekan sebelumnya, namun ia tak senang dengan kesepakatan yang didapt. Alhasil, dirinya kembali ke diler mobil dan menjalankan truknya ke showroom serta membakar tempat itu dengan bensin hingga menyebabkan luka di lengannya.

“Ia menyebabkan kerusakan lebih dari satu juta dolar dan dibebaskan dengan jaminan tetapi memutuskan untuk terbang kembali ke Selandia Baru untuk menghindari masalah hukumnya. Entah bagaimana dia berubah pikiran dan melarikan diri tepat sebelum dia naik ke penerbanganku,” tuturnya.

"Sejak kejadian itu, saya tidak pernah melihat pintu toilet dengan cara yang sama lagi,” ujar Knight di ujung cerita.


Sumber :Okezone Tv

No comments

Powered by Blogger.