Pria dari Keluarga Miskin Ini Jadi Jutawan Berkat Bisnis Cicak



Lentivanon (35) warga Thailand menjadi orang kaya alias jutawan setelah sukses berbisnis cicak. Hewan melata yang tinggal di rumah dan keberadaannya kerap diabaikan itu, justru membawa berkah bagi Lentivanon. Lentivanon berasal dari keluarga miskin. Dia sempat bekerja di luar negeri selama 10 tahun namun itu tak mengubah kondisinya. Setelah itu Lentivanon memutuskan pulang dan mencari pekerjaan di kotanya. 

Ternyata, mencari pekerjaan di kota sendiri pun tidak mudah. Apalagi bersamaan dengan pandemi Covid-19 di mana banyak usaha bangkrut. Seperti diberitakan World of Buzz, Sabtu, awal nasib Lentivanon berubah setelah terlibat perbicangan dengan seorang teman asal Indonesia, bekas rekan sekerja di luar negeri. 

Orang Indonesia itu menyarankan agar Lentivanon menjalankan bisnis cicak karena mudah tapi banyak untungnya. Sejak saat itu Lentivanon menangkap sebanyak-banyaknya cicak dan bisnisnya berkembang pesat. 

Lantaran permintaan semakin tinggi, Lentivanon mulai kerepotan. Dia akhirnya membuka akun Facebook yang intinya bersedia membayar cicak dari siapa pun. Lentivanon mematok harga siap membayar 300 baht per kilogram cicak atau sekitar Rp138.000 atau 300.000 baht (Rp138 juta) untuk 1 ton.

Iklan Lentivanon di Facebook itu disambut banyak netizen yang menjual banyak cicak kepadanya, baik dalam kondisi hidup maupun mati. Cicak hidup dan mati tentu dihargai berbeda, lebih mahal yang masih hidup. Semua cicak itu lalu dikeringkan oleh Lentivanon. Dia juga mendapat kiriman alat pengering khusus dari rekannya. Setelah itu cicak-cicak yang sudah dikeringkan dijual ke penadah dan dikirim ke China untuk dijadikan obat.


Sumber :iNewsJabar.id

No comments

Powered by Blogger.