Resep Dadar Jiwa, Takjil Legendaris Palembang Saat Berbuka Puasa

Cobain masak di rumah, yuk!

Resep Dadar Jiwo Khas Palembang, Takjil Pilihan Berbuka Puasa (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Menikmati santapan berbuka puasa, kurang lengkap rasanya tanpa takjil. Jika takjil umumnya memiliki rasa manis, tapi sajian khas dari Palembang seperti Dadar Jiwa cocok jadi pilihan menu kalian.

Terbuat dari adonan tepung tapioka dan tepung terigu, makanan khas Bumi Sriwijaya ini kian mantap tersaji dengan taburan bawang goreng, irisan cabai merah, dan parutan pepaya yang ditumis sebagai isian. Belajar cara membuatnya, yuk!


1. Dadar jiwa merupakan makanan legendaris Palembang

Berbentuk seperti telur dadar yang digulung, dadar jiwa hampir mirip dengan kue dadar gulung. Hanya saja, adonan dadar jiwa berwarna kuning, sedangkan dadar gulung warnanya hijau.

Bila isian dadar gulung adalah gula merah dan parutan kelapa, namun dadar jiwa berisi tumisan pepaya muda yang diparut dan dicampur rata bersama kaldu jamur atau garam.

"Ada juga yang seleranya ditambah rempah-rempah lain. Tapi kalau yang legendaris, ciri khas kulit dadar jiwa dari tepung tapioka dan terigu," kata Chef Panhead Cafe Bar di Palembang, Muhamad Serli.

2. Dadar jiwa sudah mulai langka

Selain karena memiliki cita rasa yang istimewa, dadar jiwa sebenarnya tak kalah ikonik ketimbang pempek. Apalagi penampilannya yang estetis dengan dwiwarna.

"Kita ingin mengangkat makanan khas Palembang yang sudah mulai langka ini kembali dikenal oleh masyarakat Sumsel. Pada bulan puasa ini, dadar jiwa cocok dijadikan sebagai takjil untuk berbuka," ujarnya.


3. Harga dadar jiwa dijual Rp6 ribu per buah

Dadar jiwa biasanya hadir dijual di sejumlah pasar bedug dan restoran khas Palembang. Rata-rata, harga dadar jiwa dijual mulai dari Rp6 ribu per satuan, tergantung ukuran dan bentuk yang dijual.

"Kalau kita baru jual dadar jiwa, memang khusus untuk menu Ramadan," timpal dia.

4. Resep dan cara membuat dadar jiwa

Berikut resep dan cara membuat dadar jiwa:

Bahan kulit:
-12 sdm tepung terigu atau kurang lebih 100 gr
- 2 sdm tepung tapioka
- 1 butir telur ayam
- 350 ml air
- 2 cm kunyit
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt kaldu jamur

Isian:
- 1/2 kg pepaya parut
- 1 sdt garam
- 1/2 kaldu jamur
- 3 siung masing-masing bawang merah dan bawang putih
- 2 sdm minyak untuk menumis

Cara membuat kulit dadar jiwa:
- halsukan kunyit, campurkan semua bahan kecuali air, aduk hingga rata lalu masukkan air sedikit demi sedikit, aduk lagi dan jangan sampai ada yang bergrendil
- lalu dadar tipis di teflon anti lengket sampai matang dan sampai adonan habis

Cara menbuat isian dadar jiwa:
- cuci bersih pepaya lalu parut
- haluskan bawang merah dan bawang putih
- kemudian tumis bawang merah dan putih hingga harum
- masukkan merica bubuk, kaldu jamur, garam lalu masukkan pepaya parut, aduk hingga rata dan bahan sedikit layu
- siapkan kulit yang sudah didadar baru isikan pepaya parut dan gulung adonan
- sajikan dadar jiwo dan taburi dengan bawang goreng, irisan cabai merah dan siap disantap, jika selera makan bersamaan dengan cuka pempek lebih mantap


Sumber : idn times

No comments

Powered by Blogger.