TKI di Taiwan Asal Malang Tewas Mengenaskan Terlilit Mesin Saat Bekerja

Kamis, April 01, 2021 Majalah Holiday 0 Comments



Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja salah satu perusahaan formal di Taiwan, Sigit Ari Sandie (32), asal Dusun Pitrang RT 14 RW 5 Desa Kalipare Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang dilaporkan meninggal dunia Jumat sore, waktu Taiwan. Diduga penyebab korban meninggal dunia akibat kecelakaan saat bekerja.

“Korban ini anak tunggal, tulang punggung keluarga juga, di Taiwan hampir setahun,” papar kakak sepupu korban Muhammad Darwis, pada Selasa.

Dilanjutkannya, saat itu saya mendapat informasi dari salah satu rekan korban yang berada disana (Taiwan), korban saat itu tengah makan siang kemudian izin untuk membersihkan mesin.

“Saat itu siang hari, tapi korban izin membersihkan mesin, namun saat dibersihkan tutup mesinnya jatuh mengenai leher belakang korban. Sehingga mendorong sebagian tubuh korban masuk ke dalam mesin, hingga akhirnya terlilit. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, sampai sekitar 30 menit mendapat perawatan, nyawa korban tidak tertolong,” bebernya.

Keluarga mendapat kabar meninggalnya korban Jumat malam lalu pukul 21.00 melalui perusahaan penyaluran TKI di jakarta yang menaungi korban.

“Kebetulan adik saya ini terdaftar di perusahan jasa penyalur TKI yang ada di Jakarta, untungnya setelah kejadian pihak sana (perusahaan jasa penyalur TKI) langsung mengabari kami,” pungkasnya.

Dengan nada lirih, Darwis harus mengabarkan berita duka ini kepada ibu kandung korban sembari menunggu ibu korban terbangun malam itu juga.

“Sekitar pukul 1.45 dini hari, antara percaya atau tidak, ibunya dengar kabar ini, kondisinya sampai saat ini masih shock mengingat korban adalah anak semata wayangnya,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak keluarga telah mengadukan musibah ini dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang yang menurut informasi telah ditindaklanjuti. Hanya saja masih menunggu hasil keterangan resmi dari perusahaan dan agency terkait.

“Kami dari pihak keluarga sekarang sudah lakukan pelaporan ke Disnaker Kabupaten Malang, dengan harapan jenazah dapat segera dipulangkan dan hak haknya dapat dipenuhi secara wajar,” tutupnya.


Sumber :Nusadaily.com



0 comments: