Wanita Indigo Cerita Horor, Makan di Warung Berpenglaris, Lihat Tuyul Aduk Bakso

SEORANG perempuan indigo bernama Veronika Jelita mengaku pernah makan di warung bakso memakai berpenglaris. Kejadian itu dialami oleh Veronika sekitar tahun 2016 jam 3 siang. Saat itu Veronika dan teman berkumpul bersama siang itu.

Karena mereka berkuliah di berbeda tempat, mereka selalu memanfaatkan waktu luang mereka untuk hangout bareng. Saat tengah asyik mengobrol, mereka merasa lapar. Akhirnya mereka memutuskan untuk makan bakso di warung bakso yang sangat terkenal di kota itu.

Menurut Vero, warung bakso tersebut memang sangat ramai apalagi ketika hari libur. Saking ramainya bahkan mengalahkan warung-warung di sebelahnya.

“Tiap hari dan tiap saat selalu rame, apalagi kalau hari libur.. Jangan harap bisa kebagian tempat dan bakso yang super besar,” kata Vero dikutip dari lama tanya jawab Quora.

Vero dan ketiga temannya pun sampai di warung itu dan memesan 4 bakso beserta es teh manis. Pesanan pun datang dan mereka berempat menyantap bakso tersebut dengan lahap. Tak berapa lama kejadian aneh mulai terjadi.

Teman Vero sebut saja A tiba-tiba tersedak saat mengunyah bakso. Katanya seperti ada rambut kecil yang termakan, namun saat dilepehkan tak ada apa-apa. Vero dan temannya pun mengira kalau itu hanya perasaannya saja.

Lalu, teman Vero selanjutnya sebut saja B juga mengalami kejadian aneh. Ia merasa gatal di leher belakang seperti ada yg menggaruk, padahal rambutnya sudah dikuncir saat itu. Vero dan lainnya pun tak ambil pusing karena mereka sedang sibuk makan.

Vero pun juga mengalami kejadian aneh, ia merasa ada yang menarik ubun-ubunnya dan ia merasa ada sesuatu yang aneh pada baksonya.

“Baksonya berasa banyak. Padahal saat di awal dateng hanya ada 5 bakso kecil dan 1 bakso yang besar, sudah beserta sayur dan bihun. kita sampai capek ngunyah. Kita nyadar itu pas udah sampe rumah,” kata Vero.

Tak cukup sampai di situ, teman Vero si C mengungkapkan bahwa ia selalu melihat ada anak kecil yang bolak balik di belakang Vero. Padahal di belakang Vero adalah tembok arah menuju dapur. Otomatis tak akan ada manusia yang berjalan disitu.

Sumber :Riauaktual.com



No comments

Powered by Blogger.