Wapres Sebut Pasar Pariaman Potensial jadi Destinasi Wisata Belanja

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai Pasar Rakyat Pariaman-yang menggunakan APBN- berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata belanja. Khususnya untuk produk khas daerah dan kuliner.

"Pasar Rakyat Pariaman berada di lokasi strategis yaitu di kawasan Pantai Gandoriah yang merupakan destinasi wisata favorit," kata Ma'ruf Amin saat sambutan pada Peresmian Pasar Rakyat Pariaman di Pariaman, Sumatera Barat, hari Selasa.

Oleh karena itu Ma'ruf Amin menekankan paling tidak 360 kios yang terdapat di Pasar Rakyat Pariaman tersebut diisi oleh pelaku pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pariaman.

Ia mengatakan dengan selesainya pembangunan dan diresmikan hari ini, maka pasar tersebut mampu menjadi motor penggerak perkembangan pelaku UMKM di Kota Pariaman dan produk dalam negeri."UMKM harus kita gerakkan, begitu juga produk dalam negeri dan Presiden sudah minta kita semua menggunakan produk dalam negeri," kata dia.

Ia mengajak warga Kota Pariaman dan sekitarnya memanfaatkan peran pasar itu secara optimal dengan berbelanja dan berinteraksi di pasar tersebut, namun dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ia pun mengajak pedagang dan pengunjung Pasar Rakyat Pariaman untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar tersebut sehingga tempat transaksi jual beli itu dapat memancing kunjungan wisatawan.

Sebelumnya Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan pasar rakyat yang dibangun oleh pemerintah pusat itudapat menunjang pariwisata di daerah itu. "Konsep pasar ini memang menunjang pariwisata serta konsep shelter ketika terjadi bencana," kata Genius.

Ia mengatakan lokasi pasar tersebut dekat dengan Pantai Gandoriah yang merupakan salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan di Pariaman.

Dengan lokasi yang dekat dengan objek wisata tersebut, lanjutnya, maka di Pasar Rakyat Pariaman nantinya dapat dijual souvenir dan oleh-oleh untuk wisatawan."Pasar ini bisa menjadi pusat oleh-oleh sehingga dapat terjadi keterpaduan," katanya.


Sumber :Tempo.co

No comments

Powered by Blogger.