Bursa Saham Asia Menguat, Investor Cermati Situasi COVID-19 di India

 

  Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham Selasa pagi (4/5/2021) dengan bursa saham utama di Asia seperti Jepang dan China masih libur. Penguatan bursa saham Asia seiring indeks saham Dow Jones dan S&P 500 menguat pada awal pekan.

Di bursa saham Asia, indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,14 persen pada awal pekan. Di Australia, indeks saham ASX 200 menanjak 0,18 persen. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang mendaki 0,12 persen.Pada Selasa pekan ini, bank sentral Australia akan menggelar pertemuan untuk mengumumkan suku bunga acuan. Demikian data perdagangan Australia juga dirilis. Demikian dilansir dari CNBC, Selasa (4/5/2021).


Investor masih akan mencermati situasi COVID-19 di India yang menunjukkan perlambatan. WHO mengatakan pekan lalu, satu dari setiap tiga kasus COVID-19 baru secara global dilaporkan di India. Di sisi lain, bursa saham  China, Jepang dan Thailand masih libur pada Selasa pekan ini.Di bursa saham Amerika Serikat atau wall street, indeks saham Dow Jones naik 238,38 poin ke posisi 34.113,23. Indeks saham S&P 500 menguat 0,2 persen ke posisi 4.192,66. Indeks saham Nasdaq tergelincir 0,5 persen ke posisi 13.895.

Indeks dolar AS bergerak di kisaran 91 dari posisi sebelumnya 91,2. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 109,10 per dolar AS. Harga minyak bergerak lebih tinggi pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak Brent naik 0,28 persen ke posisi USD 67,75 per barel. Harga minyak berjangka AS menguat 0,29 persen ke posisi USD 64,48 per barel.

Sumber :liputan6.com

No comments

Powered by Blogger.