Cegah Varian Baru di Destinasi Wisata, Sandiaga Lakukan Langkah Antisipatif

Selasa, Mei 25, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Guna mencegah penyebaran varian baru Covid-19 seperti B117 dari Inggris, B1351 dari Afrika Selatan dan B1617 dari India di destinasi wisata di Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengambil langkah-langkah antisipatif.

Menurutnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) akan lebih memperkuat penerapan protokol kesehatan (prokes) di destinasi wisata. Pihaknya terus memberikan edukasi, memantau dan melakukan berbagai langkah preventif. Seperti arahan kepada pengelola destinasi wisata dengan penguatan prokes di setiap destinasi dan wisatawan tidak boleh lengah.

"Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Pak Doni Monardo memberikan masukan agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif seperti berbagai destinasi wisata dan sentra ekraf melakukan langkah-langkah yang komprehensif agar bisa memetakan potensi penularan 3 varian baru Covid-19 yang sudah masuk ke Indonesia," ujar Sandiaga dalam Weekly Press Briefing Kemparekraf yang digelar secara hybrid, Senin.

Sandiaga memberikan arahan kepada para pengelola destinasi wisata agar meningkatkan prokes 3M menggunakan masker sebagai langkah yang paling mendasar, menjaga jarak, lalu mencuci tangan hingga meningkatkan 3T (testing, tracing, dan treatment).

Selain meningkatkan protokol kesehatan, Kemparekraf juga akan akan terus memantau perkembangan Covid-19 dari data-data yang ada. Dengan begitu, diharapkan laju penularannya bisa ditekan.

"Baru saja kami mendapatkan masukan bahwa sudah hampir 2 minggu setelah mudik Lebaran ada peningkatan sedikit dari kasus Covid-19 jadi ini perlu kita waspadai jangan sampai ini memicu kenaikan seperti tahun lalu 93 persen," ungkap Sandiaga.

Untuk itu, menparekraf berharap bahwa peningkatan protokol kesehatan di destinasi wisata bisa segera diterapkan. Apalagi, Juni mendatang Indonesia bersiap untuk membuka Travel Corridor Arrangement di Bali.

"Pastikan bahwa kita betul-betul menerapkan protokol kesehatan karena kita ingin pariwisata ini menjadi best practice, jika kita patuh protokol kesehatan, Covid-19 ini bisa kita kendalikan," tutup Sandi.


Sumber : BeritaSatu.com

0 comments: