China Airlines dari Taiwan mendenda NT $ 1 juta karena melanggar aturan COVID

Sabtu, Mei 08, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

Maskapai nasional didenda karena mengalokasikan anggota awak di hotel non-karantina

(Flickr / talkairlines)

TAIPEI - China Airlines, maskapai milik negara, telah didenda NT $ 1 juta (US $ 35.850) oleh Administrasi Penerbangan Sipil karena gagal mematuhi langkah-langkah pencegahan epidemi COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah.

Selama konferensi pers pada hari Jumat (7 Mei), Menteri Kesehatan Chen Shih-chung (陳 時 中) mengatakan China Airlines ditemukan telah menempatkan beberapa awaknya di hotel non-karantina setelah mereka kembali ke Taiwan. Meski hanya satu dari dua Hotel Bandara Internasional Novotel Taipei Taoyuan yang ditetapkan sebagai fasilitas karantina, yang lain menerima awak maskapai juga, jelasnya.


Oleh karena itu, China Airlines akan menerima denda NT $ 1 juta karena melanggar Undang-Undang Penerbangan Sipil, kata Chen, mengutip Pasal 2 undang-undang tersebut. Sementara itu, ia menambahkan pihak hotel Novotel juga didenda NT $ 150.000 oleh Biro Pariwisata dan NT $ 15.000 oleh Pemerintah Kota Taoyuan karena mencampurkan tamu biasa dengan individu yang menjalani karantina.

Anggota kru China Airlines telah menjadi pusat wabah virus korona domestik baru-baru ini. Hingga berita ini diturunkan, jumlah kasus yang terkait dengan cluster tersebut adalah 29, termasuk 11 pilot, satu pramugari, lima karyawan dan satu kontraktor di hotel Novotel, dan 11 anggota keluarga.


Sumber : Taiwan news

0 comments: