Daftar Kerumunan Warga di Tempat Wisata Jakarta Hingga Jabar

Senin, Mei 17, 2021 Majalah Holiday 0 Comments



Sejumlah tempat wisata di DKI Jakarta dan beberapa provinsi lain seperti Jawa Barat hingga Banten dipadati warga saat libur lebaran 2021. Guna menghindari kerumunan warga, pemerintah provinsi setempat pun akhirnya memutuskan untuk melakukan pembatasan hingga penutupan akses masuk di beberapa objek wisata.

Pada Sabtu, antrean kendaraan mengular di jalan menuju tiga lokasi wisata di Jakarta Utara, yakni Pantai Indah Kapuk (PIK), Pantai Pasir Putih, dan Pantai Maju. Guna mencegah kerumunan massa, polisi akhirnya menutup akses masuk menuju tiga lokasi tersebut.

"Untuk PIK, pantai pasir putih, dan pantai maju sudah ditutup," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo kepada CNNIndonesia.com, Sabtu.

Selain melakukan pengaturan dan penguraian kendaraan di ruas jalan menuju tiga lokasi wisata tersebut, pihaknya juga telah menambah petugas untuk mengurai kemacetan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah  menutup sementara tiga tempat wisata di ibu kota yakni Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, mulai 16-17 Mei 2021.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya dalam sebuah surat edaran yang diberikan kepada pengelola tiga tempat wisata itu.

"Terhitung mulai tanggal 16 Mei 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021 agar melakukan penutupan sementara tempat usaha dalam rangka penguatan protokol kesehatan," demikian bunyi surat tersebut, sebagaimana dikutip Sabtu.

Dalam surat itu Gumilar menyampaikan, penutupan sementara diambil berdasarkan hasil evaluasi Pemprov DKI. Pasalnya, tiga tempat wisata tersebut mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama libur lebaran 2021.

Ia juga menegaskan, Taman Impian Jaya Ancol, TMII, hingga Ragunan baru akan kembali dibuka pada Selasa, 18 Mei 2021.

Hal yang sama juga berlaku di sejumlah destinasi wisata di Banten. Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menginstruksikan untuk menutup seluruh destinasi wisata di wilayah provinsi itu untuk mencegah penularan Covid-19.

Aturan itu diterbitkan Sabtu malam usai sejumlah destinasi wisata Banten dipadati wisatawan tanpa prokes dan kemacetan total di sejumlah ruas jalan menuju lokasi wisata.

"Instruksi Gubernur tentang penutupan sementara destinasi wisata, dampak libur hari raya Idul Fitri 2021 di Provinsi Banten," kata jubir Satgas Covid-19 Banten, Ati Pramudji Astuti, melalui pesan elektroniknya, Sabtu

Penutupan objek wisata di seluruh Banten berlaku mulai Sabtu, 15 Mei 2021 pukul 21.00 WIB hingga 30 Mei 2021.

Sementara itu, kemacetan kendaraan terjadi di kawasan objek wisata pantai di Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Sabtu. Sejumlah warga yang hendak pulang maupun menuju objek wisata pantai di Kabupaten Garut, Jawa Barat terjebak macet arus lalu lintas berjam-jam saat libur Idul Fitri.

Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Adi Benny Cahyono membenarkan adanya kepadatan arus kendaraan di jalur wisata pantai atau jalur selatan Garut-Pameungpeuk akibat banyaknya kendaraan wisatawan saat musim libur Idul Fitri.

Selain itu, lanjut dia, laporan di lapangan karena adanya tanah longsor sehingga menutup sebagian badan jalan akibatnya terjadi antrean kendaraan di kawasan Gunung Gelap, Kecamatan Cisompet.

Sementara itu di tempat terpisah, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menginstruksikan untuk menutup akses menuju objek wisata di Pangandaran dan Ciwidey. Hal itu dilakukan karena destinasi wisata diperkirakan akan dipadati pengunjung seiring kebijakan pelarangan mudik.

"Pangandaran dan akses ke Ciwidey disepakati ditutup untuk wisatawan," kata Emil, sapaan akrabnya di Gedung Pakuan, Kota Bandung, pada Sabtu.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya kepada wisatawan, untuk memutarbalikkan kendaraan karena akses ke Pangandaran dan Ciwidey pasti ditutup.

Selain meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap destinasi wisata selama Lebaran terus diperketat, Pemda Provinsi Jabar juga telah membuat antisipasi manakala ada pergerakan masyarakat menuju destinasi wisata setelah masa pelarangan mudik berakhir.

Salah satunya dengan menyiapkan 15.000 rapid test antigen dan mengetes secara acak di destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan.


Sumber :CNN Indonesia



0 comments: