Hebat! Kulit Pisang "Disulap" Jadi Produk Bantu Deteksi Kanker Payudara

Selasa, Mei 11, 2021 Jarmani. S.Pd, M.Pd 0 Comments




  Lima mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berhasil menciptakan produk untuk mendeteksi kanker payudara dari olahan kulit pisang. Produk ini diberi nama Banapeel.
Banapeel memudahkan perempuan melakukan deteksi dini kanker payudara melalui Breast Self Examination (BSE). BSE adalah screening (pendeteksian) awal untuk penyakit kanker payudara yang dilakukan secara mandiri.Menurut mahasiswa pembuat produk Banapeel Nurul Khosnul Qotimah, produk ini juga bisa digunakan untuk mengatasi nyeri payudara pada wanita haid dan menyusui.

"Banapeel dijadikan sebagai produk untuk memudahkan para wanita melakukan screening kanker payudara melalui BSE dan juga sebagai sarana mengatasi nyeri payudara pada wanita haid dan menyusui," terang Nurul dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Nurul menjelaskan ide pembuatan Banapeel berawal dari permasalahan sampah kulit pisang yang membusuk hingga menumpuk di lingkungan rumahnya. Hingga lahirlah Banapeel sebagai produk buatannya dan empat temannya yang lain dari fakultas yang sama yaitu, Ismatulloh Jihan Alim, Rio Arya Puta M., Sarah Rani Sutedjo, dan Bellinda Anisa.Ide unik inilah yang membawa kelima mahasiswa Unair tersebut meraih medali perunggu dalam Lomba Inovasi Internasional Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2021.

Sebagai informasi, IPITEx adalah kompetisi inovasi tingkat internasional yang diselenggarakan oleh The National Research Council of Thailand (NRCT) dan diikuti oleh 20 negara yang tersebar di dunia, antara lain Kanada, Hongkong, China, Indonesia, Iran, Korea Selatan, Lebanon, Yaman, dan Rusia.


Di bawah bimbingan salah satu dosen Fakultas Keperawatan Unair Yulis Setiya Dewi, tim Banapeel terpilih menjadi satu-satunya perwakilan dari Unair yang bersaing dengan lebih dari 100 tim.

Proses kompetisi IPITEx diawali dengan seleksi penulisan abstrak, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan video presentasi produk mulai dari pembuatan, kegunaan, hingga cara penggunaan.

Selain video presentasi produk, mereka juga diwajibkan membuat poster, full paper, foto produk, hingga logo produk. Proses yang panjang ini pun tidak lepas dari pembagian tugas dan kerja sama tim yang baik.

Nurul mengungkapkan persiapan dalam membuat produk Banapeel sangat singkat. Oleh karena itu, timnya sangat terbantu oleh kerja sama tim yang baik.

"Kami saling membantu dan mengingatkan karena sejujurnya persiapan kami sangat singkat sehingga semuanya saling gotong royong dan sangat mengandalkan teamwork. Alhamdulillah, setelah perjuangan panjang tim kami berhasil meraih Bronze Medal (medali perunggu)," tandas Nurul yang juga merupakan ketua tim lima mahasiswa Unair tersebut.


Sumber :detik.com

0 comments: