Jejak Dukungan Bung Karno untuk Palestina

Senin, Mei 17, 2021 Majalah Holiday 0 Comments


Indonesia selalu menjadi barisan pembela Palestina. Dukungan itu telah diberikan sejak zaman Presiden pertama sekaligus proklamator kemerdekaan Indonesia, Soekarno atau yang akrab disapa Bung Karno.

Dalam pidatonya, Bung karno pernah menegaskan bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel.

"Dukungan Bung Karno terhadap kemerdekaan Palestina tak terbantahkan dan selalu konsisten. Bukan sekedar lewat kata-kata, tapi juga dibuktikan melalui tindakan nyata," tulis channel youtube PDI Perjuangan, Senin (17/5/2021).

Dukungan Bung Karno terhadap Palestina ditunjukkan saat mulai menggagas Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1953. Dalam forum tersebut, Indonesia dan Pakistan menolak keras diikutsertakannya Israel dalam konferensi tersebut.

Seiring berjalannya waktu, Bung Karno menilai Israel yang didirikan atas bantuan Inggris merupakan bentuk nyata kolonialisme baru yang mengancam perdamaian dunia. Menyikapi hal tersebut, saat penyelenggaraan Konfrensi Asia Afrika (KAA) pada 1955, Soekarno mengundang Palestina meskipun saat itu belum diakui sebagai negara merdeka. Mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini mewakili kepentingan Palestina.

Dalam pidato pembukaan KAA, Soekarno secara lantang memberikan dukungan kepada negara-negara yang masih mengalami penjajahan.

"Kolonialisme belum mati, hanya berubah bentuknya. Neokolonialisme itu ada di berbagai penjuru bumi, seperti Vietnam, Palestina, Al-jazair, dan seterusnya," ujarnya.

Semangat yang menyuarakan antiimprealisme dan kolonialisme bergaung hingga negeri Palestina. Bahkan, pidato pembukaan Soekarno di KAA juga menginspirasi tokoh perjuangan kemerdekaan Yasser Arafat.

"Pidato tersebut juga menjadi dukungan moril bagi ribuan pejuang kemerdekaan Palestina lainnya," pungkasnya.



Sumber : okezone.com

0 comments: