Jumlah penumpang Taipei Metro turun 40% pada hari Senin di tengah lonjakan COVID

Hanya 250.000 penumpang naik MRT di Taipei dan New Taipei selama jam sibuk pada Senin pagi

40% lebih sedikit pengendara yang terlihat di MRT Taipei pada hari Senin (17 Mei). (Foto CNA)

TAIPEI - Jumlah penumpang pada jam sibuk pagi hari di MRT di Taipei dan New Taipei City turun lebih dari 40 persen pada Senin (17 Mei) dibandingkan dengan periode waktu yang sama seminggu lalu di tengah meroketnya kasus virus korona.

Orang Taiwan ngeri mengetahui bahwa setelah lebih dari setahun menjaga virus corona, 180 kasus COVID yang belum pernah terjadi sebelumnya dilaporkan pada Sabtu (15 Mei), diikuti oleh 206 infeksi pada hari Minggu. Sebagai tanggapan, baik Taipei maupun New Taipei memberlakukan pembatasan pengendalian epidemi Level 3, yang berlaku sejak Sabtu.

Pembatasan baru, bersama dengan kecemasan atas penyebaran virus, mendorong sebagian besar penduduk Taipei untuk tinggal di rumah mereka pada hari Minggu. Area yang biasanya ramai dengan kerumunan orang pada hari Minggu hampir sepenuhnya kosong.

Penumpang di Metro Taipei juga turun secara substansial. Menurut Taipei Mass Transit Corporation, hanya 590.000 penumpang yang naik MRT pada hari Minggu, 1 juta lebih sedikit dari seminggu yang lalu, membuat banyak stasiun tampak sunyi dan sepi dari kemanusiaan.

Pada jam sibuk pagi hari dari jam 6 pagi sampai jam 9 pagi pada hari Senin, hanya ada 250.000 penumpang. Ini merupakan penurunan dramatis dari 440.000 penumpang yang tercatat selama periode waktu yang sama satu minggu lalu, mewakili penurunan 43 persen.



Taipei Metro menekankan bahwa operasi normal dan penumpang diharuskan memakai masker setiap saat ketika berada di stasiun MRT dan di kereta MRT. Hal tersebut mendorong penumpang untuk mencoba menyebar saat mengantre dan saat berada di dalam mobil untuk menjaga jarak sosial.

Selain itu, Administrasi Kereta Api Taiwan (TRA) juga mengumumkan penurunan lalu lintas penumpang hampir 50 persen dari pukul 7 malam. sampai jam 9 malam. pada hari Senin pagi dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.