Netizen Ramai Bahas Ketemu Soulmate Usai Menikah, Apa Jawaban Psikolog?

Senin, Mei 24, 2021 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2021 05 24 612 2414640 netizen-ramai-bahas-ketemu-soulmate-usai-menikah-apa-jawaban-psikolog-RYmDXz1Izm.jpg

Pembahasan mengenai 'biarkan berlalu atau tinggalkan pasangan sekarang' demi soulmate yang baru diketahui usai menikah ramai dibahas di media sosial. Awal isu ini diketahui dari cuitan akun Twitter @BanyuSadewa.

"Kalau kamu baru bertemu 'The Love of Your Love', your soulmate, your tulang rusuk, ketika kamu posisinya sudah menikah, what would you do? Apakah kamu akan membiarkan saja dia berlalu atau kamu akan mengorbankan pernikahan kamu?" tulis Banyu.

 soulmate

Pertanyaan ini langsung diserbu netizen. Sampai informasi ini dimuat di MNC Portal Indonesia, sudah 1,4 ribu kali dibagikan ulang dan ada 2,1 ribu netizen menyukai pertanyaan tersebut. Komentar netizen pun ramai membanjiri cuitan itu.

Salah satu jawaban yang cukup mendapat perhatian adalah milik @Arda***, "Berbahagialah kalian yang bisa jawab 'biarkan berlalu' karena kalian menikah dengab orang yang kalian pilih dan cinta. Not everyone could be so lucky like you guys," katanya.

Lalu, ada juga jawaban seperti ini, "Pertanyaannya saja enggak masuk akal. Jodoh dibentuk bukan ditemukan. Butuh waktu buat cinta dan yakin sampai bisa klaim dia soulmate. Kalau sudah nikah terus menemukan soulmate pada diri orang lain, either itu bukan soulmate atau lo membuka diri dalam waktu panjang (padahal sudah menikah) sampai-sampai percaya diri menyebut orang lain soulmate," kata @astridal****.

Kemudian, netizen dengan akun Twitter @jem***sss memberikan tanggapannya seperti ini, "Perasaan kayak gini biasanya cuma euforia karena ketemu orang baru, yang tampak cuma baiknya dan masing-masing kasih effort maksimal, jadinya jeleknya kependam semua. Nanti kalau sudah jadi juga yang baiknya akan hilang dan yang jelek bakal muncul semua. Same s***, different person wkwkwk."

MNC Portal Indonesia coba meminta pandangan Psikolog Klinis mengenai permasalahan ini. Apakah benar seseorang yang sudah menikah akan menemukan soulmatenya?

Psikolog Meity Arianty menjelaskan, ada beberapa alasan seseorang menikah. Dia membaginya dalam tiga kelompok.

"Pertama, mereka yang menikahi pasangannya karena merasa dia soulmate-nya. Kedua, ada yang terpaksa menikah karena beberapa sebab, namun di perjalanan hidupnya mereka bertumbuh bersama dan pada akhirnya mereka merasa pasangannya itu adalah soulmate-nya," kata Mei.

Nah, yang ketiga adalah kelompok yang punya anggapan seperti yang tengah ramai dibahas di media sosial itu. Ya, ada orang yang menikah di mana tadinya dia menganggap pasangannya itu adalah soulmatenya, tapi seiring waktu terjadi perubahan sehingga merasa bukan soulmate-nya lagi dan dia menemukan soulmate lain di orang berbeda.

"Kalau itu masalahnya, tentu pilihannya mau tetap komitmen atau memilih pisah dan menemukan soulmate lain. Menjadi pertanyaan berikutnya, mau sampai kapan terus mencari dan meyakini soulmate di banyak orang?" ungkapnya.

Mei menerangkan, menemukan soulmate itu bisa didisain, bisa juga tidak. Artinya, setiap orang itu berubah dalam hitungan detik, sehingga sangat penting bagi Anda membuat pasangan tetap menjadi dirinya sendiri, bukan berubah karena Anda inginkan.

"Dan dalam hubungan harus sama-sama belajar menerima dan saling melengkapi. Tapi, di tahap ini seseorang harus menerima siapa dirinya dulu," tambahnya.

Sumber : okezone

0 comments: