Perempuan Italia Tak Sengaja Diberi Enam Dosis Vaksin Covid-19




      Perempuan Italia berusia 23 tahun tak sengaja disuntik vaksin Covid-19 Pfizer BioNTech sebanyak enam dosis. Dia kini sudah dibolehkan pulang dari rumah sakit setelah kondisinya terus dipantau dokter.




Daniella Gianelli, juru bicara rumah sakit Noa di Tuscany, Italia tengah, mengatakan perempuan itu mendapat suntikan di rumah sakit tersebut.

Dilansir dari laman CNN, Selasa (11/6), setelah mendapat enam kali suntikan, perempuan yang tidak memiliki penyakit penyerta itu dipantau ketat kondisinya selama 24 jam dan dibolehkan pulang kemarin.

Seorang tenaga kesehatan secara tidak sengaja menyuntikkan satu botol vaksin yang semestinya bisa untuk enam dosis. Dia baru menyadari kesalahannya setelah suntikan dilakukan.

Gianelli menuturkan dokter akan terus memantau perkembangan imunitasnya setelah dia disuntik vaksin dalam jumlah banyak.

Pasien tersebut rencananya akan menjadi penerima vaksin pertama dalam kelompok usianya karena dia adalah pekerja magang di departemen psikologi rumah sakit Noa.

Penyelidikan internal sedang dilakukan, kata Gianelli dan ada kemungkinan itu "murni kesalahan manusia, bukan hal yang disengaja."

Awal April lalu pemerintah Italia meloloskan undang-undang yang mewajibkan vaksinasi bagi seluruh tenaga kesehatan dan petugas apotek sebagai bagian dari upaya melindungi kelompok rentan.

Tenaga kesehatan yang menolak diberi vaksin akan dipindahtugaskan ke tempat yang tidak berhubungan dengan pasien dan mereka juga bisa ditunda pembayaran gajinya.

Setelah berbulan-bulan menjadi negara dengan angka penularan tertinggi di Eropa, Italia kini sudah mengalami penurunan kasus Covid-19.

Sumber :merdeka

No comments

Powered by Blogger.